MUI Sebut Perpes Miras Lebih Pentingkan Kepentingan Pengusaha

MUI Sebut Perpes Miras Lebih Pentingkan Kepentingan Pengusaha Kredit Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas mengatakan aturan yang membolehkan industri minuman keras dapat memicu eksploitasi. Hal itu menanggapi Perpres No 10 Tahun 2021 yang sudah diteken Presiden Jokowi dan membolehkan investasi miras di Bali, NTT, Sultra dan Papua.

"Kebijakan ini tampak sekali bahwa manusia dan bangsa ini telah dilihat dan diposisikan oleh pemerintah dan dunia usaha sebagai objek yang bisa dieksploitasi,” kata Anwar saat dihubungi dari Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan aturan yang menjadikan industri miras sebagai usaha terbuka akan merugikan bagi masyarakat. Peraturan tersebut, kata dia, akan membuat peredaran miras menjadi semakin terbuka.

Abbas mengatakan regulasi miras nampak lebih mengedepankan pertimbangan dan kepentingan pengusaha daripada kepentingan rakyat.

“Fungsinya sebagai pelindung rakyat tentu tidaklah akan memberi izin bagi usaha-usaha yang akan merugikan dan merusak serta akan menimbulkan kemafsadatan bagi rakyatnya,” kata dia.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini