Pelatihan KNK Gapki, Tepis Sorotan Negatif Pekerja Sawit

Pelatihan KNK Gapki, Tepis Sorotan Negatif Pekerja Sawit Kredit Foto: Antara/Aswaddy Hamid

Sebagai organisasi pengusaha, Gapki terus berupaya mempromosikan praktik kerja layak (decent work) di lingkungan industri perkebunan kelapa sawit melalui berbagai bentuk pelatihan. Komitmen kepatuhan aturan ketenagakerjaan juga dimaksudkan untuk menjawab isu negatif yang memojokkan sawit berkaitan dengan isu tenaga kerja.

"Ini juga sejalan dengan agenda SDM Presiden Jokowi dan kontribusi agenda SDG’s. Mewujudkan sawit Indonesia yang berkelanjutan dan pencapaian tujuan nasional dari multipihak dan multiaspek," ujar Ketua Bidang Ketenagakerjaan Gapki, Sumarjono Saragih, dalam keterangan tertulis, Senin (1/3/2021).

Baca Juga: Potensi Nutraseutikal Minyak Sawit Indonesia

Lebih lanjut Sumarjono mengatakan, terdapat tiga pilar keberlanjutan (3P): People, Planet, and Profit. Aspek people atau manusia menjadi salah satu pilar utama karena berkaitan dengan lebih dari 16 juta pekerja di sektor industri perkebunan kelapa sawit.

"Beberapa tahun terakhir aspek pekerja mendapat sorotan dan tudingan dari berbagai pihak. Datang dari domestik dan global. Atas situasi ini, Gapki menggalang berbagai inisiatif dan bekolaborasi dengan berbagai pihak," jelas Sumarjono.

Pelatihan Kader Norma Ketenagakerjaan (KNK) yang dilaksanakan Gapki ini merupakan hasil kerja sama dengan International Labour Organization (ILO) dan Jejaring/Serikat Pekerja Buruh Sawit Indonesia (JAPBUSI). Pelatihan dilangsungkan secara virtual selama 50 jam mulai dari 1–5 Maret 2021 dengan kombinasi materi berupa ceramah, diskusi, dan e-learning. Pelatihan ini bagian dari rangkaian progam Gapki menyambut Hari Buruh (May Day) 2021 yang bertemakan "Kerja Layak Menuju Sawit Indonesia Berkelanjutan".

Kementerian Ketenagakerjaan mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak pada sektor perkebunan kelapa sawit, terkait isu ketenagakerjaan. "Semoga kelas eksekutif KNK yang diprakarsai Gapki dan ILO ini dapat memberikan semangat yang lebih dalam rangka penguatan Inpres terkait Rencana Aksi Kelapa Sawit Berkelanjutan tahun 2020-2024," ujar Pejabat Penanggung Jawab Program KNK, Armansyah.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini