Survei Microsoft: Warganet Indonesia Paling Tak Sopan Se-ASEAN, Warganet 'Ngamuk'

Survei Microsoft: Warganet Indonesia Paling Tak Sopan Se-ASEAN, Warganet 'Ngamuk' Kredit Foto: Unsplash/Christian

Indonesia menyabet gelar warganet paling tak sopan se-Asia Tenggara, berdasarkan survei Digital Civility Index (DCI) 2020 dari Microsoft. Tak lama setelah publikasi survei itu, akun Instagram Microsoft pun jadi bulan-bulanan warganet.

Survei itu berlangsung pada April dan Mei 2020, lalu terbit pada Februari 2021. Ada lebih dari 16 ribu responden dari 32 negara yang terlibat, 503 di antaranya berasal dari Indonesia.

Melansir laporan DCI, survei tersebut meninjau 21 risiko daring di internet, terbagi jadi 4 kategori, yakni: seksual, perilaku, reputasi, dan pribadi.

Baca Juga: Komisi Sekuritas Negara Ini Kena Amuk Publik Gegara Aturan Cryptocurrency

Baca Juga: Kantongi Izin Jual ETF Bitcoin Bulan Lalu, Perusahaan Ini Ambisius Jual ETF Ether!

Pada awalnya, 32 negara itu memiliki 100 poin. Dari skala 0-100, angka rendah menunjukkan kesopanan yang baik, sedangkan angka tinggi mengindikasikan kesopanan rendah.

Hasilnya, digital civility atau kesopanan digital warganet Indonesia memburuk 8 poin ke 76 daripada tahun lalu. Poin kesopanan warganet dewasa menurun 16 poin, sedangkan warganet remaja tak mengalami kenaikan ataupun penurunan.

Dalam interaksi daring, responden merasa ada 3 risiko besar, yakni: hoax dan penipuan (47%), ujaran kebencian (27%), dan diskriminasi (13%). Risiko itu meningkat pesat secara anonim, di mana 48% berasal dari orang asing.

5 dari 10 responden pun mengaku terlibat dalam perundungan digital; dengan 47% responden terlibat dalam insiden itu, sedangkan 19% mengaku sebagai target perundungan.

Warganet Murka ke Microsoft

Menanggapi pengumuman hasil studi DCI, sekelompok warganet meninggalkan komentar bernada negatif di akun Instagram Microsoft. Beberapa warganet di Twitter pun mengomentari fenomena tersebut.

Bahkan, akun Instagram Microsoft sampai menutup kolom komentarnya setelah warganet Instagram 'menyerbu' mereka. Menurut warganet Twitter, hal itu membuktikan kebenaran hasil studi Microsoft.

Pada Jumat (26/2/2021) pekan lalu, Microsoft bahkan menjadi tren di Twitter Indonesia karena warganet ramai-ramai membicarakan hasil survei tersebut.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini