Sama-sama Lakukan Kudeta, Jenderal Min dan Jenderal Moeldoko Ternyata Pernah Salam Komando Lho!

Sama-sama Lakukan Kudeta, Jenderal Min dan Jenderal Moeldoko Ternyata Pernah Salam Komando Lho! Kredit Foto: Istimewa

Ketum Pro Demokrasi, Iwan Sumule ikutan memajang foto tersebut di linimasa Twitternya. Dia bilang, Moeldoko tampak akrab dan kompak dalam foto bersama Jenderal Min Aung yang lakukan kudeta di Myanmar. Jenderal Min Aung benar-benar jadi inspirator.

"Tapi, Jenderal Min Aung lebih hebat dikit, karena kudeta Kepala Negara, sedang Jenderal Moeldoko kudeta Ketum Partai. Iya gak?" kicaunya di akun @ketumprodem.

Baca Juga: Penggagas KLB Pede Moeldoko Mampu Benahi Partai Demokrat

Cuitan tersebut mendapat banyak tanggapan. Akun @arfanadibh sedih melihat kelakuan Moeldoko. Ia membandingkan para jenderal lain yang berkeringat membangun partai seperti Edi Sudrajat, Wiranto, Sutiyoso, Prabowo dan SBY.

"Kasihan sekali. Para seniornya bikin partai sendiri. Ini malah rebut partai orang. Bikin malu Istana," ucapnya.

Menurut @papanedu, sekelas jenderal melakukan kudeta ke negara itu baru bisa dibilang hebat. Kalau cuma maling parpol enggak beda sama preman pasar. "Bahkan lebih terhormat preman pasar," ujarnya.

Mantan Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Pemprov DKI Jakarta, Marco Kusumawijaya menilai, kisah dua jenderal yang melakukan kudeta itu membuat demokrasi yang susah payah dibangun ambruk lagi.

"Seorang jenderal di Myanmar dan satu jenderal di RI membuat ASEAN mundur 25 tahun. Apa kita tak berdaya?" kicau @mkusumawijaya.

Baca Juga: Mau Jadi Ketua Umum Demokrat Versi KLB, Pak Moeldoko Punya Julukan Baru Nih! Begal...

Untuk diketahui, awal Februari lalu, pemimpin junta militer Aung Hlaing melakukan kudeta militer terhadap Aung San Suu Kyi, yang memenangi hasil pemilu Myanmar secara demokratis, November 2020. Junta militer menolak hasil pemilu tersebut dan menyebut ada kecurangan.

Sementara Moeldoko, Jumat (5/3/2021), didapuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat hasil dari KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara. Kongres yang dianggap AHY cs sebagai abal-abal itu, dimotori Marzuki Alie dan Jhoni Allen Marbun.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini