Eng Ing Eng! Konglomerat Chairul Tanjung Dapat Lampu Hijau, Nasib Saham Bank Harda Justru....

Eng Ing Eng! Konglomerat Chairul Tanjung Dapat Lampu Hijau, Nasib Saham Bank Harda Justru.... Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Rencana perusahaan milik konglomerat Chairul Tanjung, PT Mega Corpora, untuk mengambil alih PT Bank Harda Indonesia Tbk (BBHI) sudah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal tersebut termaktub dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-40/D.03/2021 tanggal 10 Maret 2021. 

Direktur Utama Bank Harda, Yohanes, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut menjadi lampu hijau bagi Mega Corpora untuk melakukan akuisisi 73,71% saham Bank Harda. Jika proses akuisisi ini selesai, transaksi akan dilanjutkan dengan penawaran tender wajib oleh Mega CorporaBaca Juga: Senin, 15 Maret 2021: Rupiah Merah Membara!

"Penyelesaian transaksi pengambilalihan akan dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya dalam keterbukaan informasi dilansir Senin, 15 Maret 2021.  Baca Juga: Tumbang! IHSG Terjungkal ke Zona Merah pada Penutupan Sesi Pertama

Ketika izin akuisisi sudah di tangan, pergerakan saham Bank Harda justru tertekan signifikan. Melansir dari RTI, saham Bank Harda tumbang signifikan hingga terkena auto reject bawah (ARB) bahkan sejak pembukaan pasar. Siang ini, saham Bank Harda terkoreksi -6,90% ke level Rp1.955 per saham.

Tak kurang dari 474,90 ribu saham Bank Harda diperdagangkan dengan frekuensi 230 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp928,43 juta.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini