Bupati Kendal Minta Wamendag Jerry Bantu Peningkatan Ekonomi Setempat

Bupati Kendal Minta Wamendag Jerry Bantu Peningkatan Ekonomi Setempat Kredit Foto: Instagram/Jerry.sambuaga

Bupati Kendal Dico Ganinduto meminta Wamendag Jerry Sambuaga untuk ikut bantu perekonomian Kendal yang tengah bangkit. Menurutnya peran Kemendag sangat vital dalam mendukung kelancaran distribusi hasil produk Kendal maupun dalam menunjang sarana dan prasarana. 

Kendal sendiri saat ini sudah punya kawasan ekonomi Kendal dengan sektor yang akan dikembangkan adalah tekstil dan busana, makanan dan minuman, elektronik, furniture, dan otomotif. Menurut Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus RI, KEK Kendal unggul dalam sektor industri berorientasi ekspor, substitusi impor, produk berteknologi tinggi (high tech products/HTP). KEK Kendal juga diperangkati aplikasi khusus yang mendukung industri 4.0 serta logistik yang berbasis Industri 4.0. KEK Kendal Diproyeksikan dapat menarik investasi sebesar Rp72T dan Tenaga Kerja Sebanyak 20.000 tenaga kerja hingga tahun 2025. Baca Juga: Jerry Sambuaga: Uji Lab Didukung, Tak Ada Alasan Eropa Tolak Sawit Indonesia

Jerry Sambuaga yang berkunjung di tengah upaya peningkatan SRG di Jawa tengah, mengatakan bahwa Jawa Tengah, khususnya Kendal akan menjadi sentra industri nasional yang sangat penting. Untuk itu Kemendag akan hadir untuk mendukung aspek perdagangannya. Menurutnya beberapa yang bisa dilakukan Kemendag adalah dalam hal memastikan akses pasar, kelancaran supply bahan baku, pemenuhan standard dan fasilitasi lainnya. 

“Ini konsern kita bersama. Kita ingin pusat-pusat ekonomi didukung oleh semua stake holders dan kementerian maupun lembaga agar produk-produk Indonesia makin berdaya saing sehingga kesejahteraan masyarakat,” kata Wamendag, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/3/2021).

Menurut Jerry, perjanjian perdagangan adalah salah satu dari upaya untuk memperluas akses pasar, fasilitasi peningkatan kapasitas dan pengurangan hambatan perdagangan. Dengan beberapa perjanjian perdagangan yang telah diselesaikan baik secara multilateral maupun bilateral, diharapkan makin banyak pengusaha Indonesia, termasuk yang ada di Kendal bisa memanfaatkan surat keterangan asal (SKA) agar produknya makin kompetitif. Selain itu, para pengusaha khususnya UMKM diharapkan juga memanfaatkan program-programKemendag punya banyak program pelatihan dan  fasilitasi ekspor.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini