Manfaatkan Instagram, Neo-Nazi Coba Rekrut Para Kamerad Muda

Manfaatkan Instagram, Neo-Nazi Coba Rekrut Para Kamerad Muda Kredit Foto: AFP/Kenzo Tribouillard

Situs media sosial (medsos) berbagi foto populer, Instagram, dilaporkan telah menjadi situs untuk merekrut kaum muda ke dalam kelompok sayap kanan.

Hal ini diungkapkan laporan tahunan terbaru "State of Hate" yang dirilis hari ini waktu setempat.

Baca Juga: Sukses Lindungi Ribuan Yahudi dari Nazi, Desa Kecil Ini Dapat Warisan Miliaran Rupiah

Instagram sekarang bukan hanya situs penjelajahan medsos untuk melihat makanan atau olahraga apa yang dilakukan teman Anda. Namun neo-Nazi menggunakan platform populer untuk merekrut remaja.

Kelompok kampanye Hope Not Hate mengatakan, situs tersebut telah menjadi pusat untuk merekrut kaum muda ke kelompok sayap kanan.

Organisasi anit-rasisme ini mengatakan platform yang digerakkan oleh rekomendasi Instagram dan fokus pada media visual membuatnya ideal untuk menyebarkan propaganda.

“Meskipun kami terus memperingatkan tentang platform khusus seperti Telegram, tempat perekrutan subur untuk neo-Nazi muda adalah Instagram - moderasi yang tidak memadai dan rekomendasi algoritme yang mengkhawatirkan adalah masalah perlindungan anak yang menuntut tindakan segera dari platform,” terang Kepala Eksekutif Nick Lowels.

Kelompok tersebut telah mengidentifikasi dua kelompok sayap kanan yang aktif di Inggris, yakni The British Hand dan National Partisan Movement, yang telah menggunakan situs tersebut untuk merekrut anggota.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini