Vladimir Putin Bakal Divaksin, Orang Kremlin: Kami Sengaja Rahasiakan Merk...

Vladimir Putin Bakal Divaksin, Orang Kremlin: Kami Sengaja Rahasiakan Merk... Kredit Foto: Getty Images/TASS/Mikhail Klimentyv

Presiden Rusia Vladimir Putin akan menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama. Namun, Kremlin tidak akan mengungkapkan merek vaksin buatan Rusia yang akan disuntikkan kepada Putin.

"Kami sengaja tidak mengatakan suntikan mana yang akan didapat presiden, mengingat bahwa ketiga vaksin (buatan) Rusia benar-benar dapat diandalkan dan efektif," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Baca Juga: Lagi Panas-panasnya, Biden Tetap Ogah Ketemu Putin

Peskov mengatakan, Putin akan menerima suntikan dari salah satu vaksin Covid-19 buatan Rusia pada Selasa (23/3/2021) malam. Prosesi vaksinasi Putin kemungkinan akan tertutup bagi wartawan. Peskov mengatakan bahwa Putin tidak menyukai gagasan vaksinasi di depan kamera.

Peskov mengatakan, Putin telah melakukan banyak hal untuk mempromosikan vaksin buatan Rusia, Sputnik V. Moskow juga telah memberikan persetujuan darurat kepada dua vaksin domestik lainnya, yaitu EpiVacCorona dan CoviVac.

Putin mengatakan, Rusia telah menandatangani kesepakatan internasional untuk memasok dosis vaksin Sputnik V kepada 700 orang. Putin menambahkan bahwa sangat penting meningkatkan produksi vaksin untuk keperluan dalam negeri Rusia. Sejauh ini 4,3 juta orang telah menerima suntikan vaksin Covid-19.

Sebelumnya kritikus Kremlin telah mengkritik Putin karena belum melakukan vaksinasi Covid-19 di tengah peluncuran vaksin yang relatif lambat di Rusia. Sejauh ini hanya 4,3 persen dari 146 juta penduduk telah menerima satu dosis vaksin.

Lembaga survei independen terkemuka Rusia, Levada Center menyatakan, warga Rusia yang enggan divaksin dengan Sputnik V telah meningkat menjadi 62 persen pada Februari.

Sementara pada Desember jumlahnya mencapai 58 persen. Kremlin mengatakan, tidak ada hubungan antara Putin yang belum divaksinasi dengan kepercayaan publik terhadap vaksin Covid-19 buatan Rusia, dilansir dari Reuters.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini