Bukti Biodiesel Sawit Efektif Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Bukti Biodiesel Sawit Efektif Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Kredit Foto: Istimewa

Sejumlah penelitian nasional dan internasional menggunakan Life Cycle Analysis (LCA) telah membuktikan bahwa penggunaan minyak sawit sebagai bahan bakar diesel/solar (biodiesel) akan mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sekitar 50 – 60 persen.

Tidak hanya itu, hasil penelitian European Commission (2013) menemukan bahwa apabila biodiesel sawit yang dihasilkan dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan methane capture, mengakibatkan pengurangan emisi GRK mencapai 62 persen. Senada dengan hal ini, hasil penelitian Mathews dan Ardyanto (2015) menemukan, penggunaan biodiesel sawit sebagai pengganti diesel fuel dapat menurunkan emisi GRK lebih dari 60 persen. 

Dalam laporan European Commission juga ditemukan, pengurangan emisi GRK oleh biodiesel rapa, biodiesel kedelai, dan biodiesel bunga matahari berturut-turut yakni 45 persen, 40 persen, dan 58 persen.

Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa, penghematan emisi GRK melalui penggunaan biodiesel berbahan baku minyak sawit lebih tinggi dibandingkan biodiesel berbahan baku minyak nabati lainnya. Namun, yang lebih menarik lagi, pengurangan emisi GRK paling besar justru ditemukan dari biodiesel berbahan baku minyak jelantah (waste cooking oil) yakni sebesar 88 persen.

Sumber: European Commission (2013)

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini