Bursa Anjlok, Asing Ramai Angkat Koper dari Perusahaan Konglomerat Hartono hingga Salim

Bursa Anjlok, Asing Ramai Angkat Koper dari Perusahaan Konglomerat Hartono hingga Salim Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Bursa domestik anjlok signifikan, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah 0,94% ke level 6.098,28 pada penutupan sesi pertama, Kamis, 25 Maret 2021. Tekanan jual mewarnai perdagangan siang ini dengan capaian net sell mencapai Rp182,77 miliar.

Menariknya, saham-saham perusahaan yang dimiliki konglomerat merupakan yang paling banyak diobral dalam setengah hari ini. Saham perusahaan milik duo Hartono, William Soeryadjaya, dan Salim menempati posisi teratas sebagai saham dengan net sell tertinggi. Baca Juga: Horor! IHSG Jemblos ke 6.000, Diskon Besar-Besaran!

Dilansir dari RTI, nilai jual bersih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp153,6 miliar pada penutupan sesi pertama. Alhasil, saham BCA pun ditutup merah hingga -1,24% ke level Rp31.800 per saham. Baca Juga: Buntut Kasus Dugaan Suap Ditjen Pajak: Kantor Pusat Digeledah KPK, Bank Panin Ngaku Belum....

Berikutnya, asing juga ramai melepas kepemilikan atas saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan nilai jual bersih sebesar Rp24,7 miliar. Saham Astra bergerak cenderung menguat, namun pada penutupan sesi pertama stagnan di level Rp5.450 per saham.

Dua saham lainnya yang diobral investor merupakan perusahaan milik grup Indofood. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencetak nett sell Rp18,2 miliar dan melemah sebesar -3,51% ke level Rp8.925 per saham. Terakhir, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan nilai jual bersih sebesar Rp17,1 miliar dan ditutup merah -2,60% ke level Rp6.550 per saham pada Kamis siang.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini