Saking Geramnya AHY Bongkar: Muncul-muncul Moeldoko Bohong Lagi, Bohong Lagi

Saking Geramnya AHY Bongkar: Muncul-muncul Moeldoko Bohong Lagi, Bohong Lagi Kredit Foto: Viva

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menjawab pernyataan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang menyebut telah terjadi pertarungan ideologis di tubuh Demokrat sejak pimpinan AHY jelang 2024. Hal itu yang kata Moeldoko membuatnya menerima didaulat sebagai Ketum Demokrat versi KLB. Namun menurut AHY, pernyataan Moeldoko itu adalah bohong. 

"Kita pikir setelah lebih dari tiga minggu tidak bersuara, KSP Moeldoko akan mengeluarkan argumen yang bernas. Ternyata cuma  pernyataan bohong lagi dan bohong lagi. Bahkan seolah menghasut dengan pernyataannya soal pertentangan ideologi," kata AHY pada Senin sore 29 Maret 2021

Kebohongan kubu KSP Moeldoko kata AHY sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Bahkan sejak awal, seluruh kader Demokrat yakin bahwa KSP Moeldoko menurut dia tidak mempedulikan etika dan nilai-nilai moral bangsa yang beradab. Apalagi kata dia, nilai-nilai etika keperwiraan dan keprajuritan.

Baca Juga: Demokrat Kubu Moeldoko Balas Serangan AHY, Teriak: Majelis Tinggi SBY Lenyap

Para kader Demokrat dan juga masyarakat luas kata AHY saat ini juga mempertanyakan kapasitas KSP Moeldoko yang adalah pejabat tinggi negara namun mengambil keputusan secara serampangan, gegabah, emosional. 

Menurut AHY, konstitusi Partai Demokrat yaitu AD/ART tahun 2020 yang telah disahkan oleh pemerintah menyatakan bahwa untuk sahnya penyelenggaraan KLB maka harus atas permintaan paling tidak 2/3 dari 34 Ketua DPD dan 1/2 dari 514 Ketua DPC sebagai pemegang hak suara yang sah.

Sementara faktanya menurut AHY, persyaratan tersebut sama sekali tidak dipenuhi. Putra sulung SBY ini mempertanyakan bagaimana mungkin KSP Moeldoko merasa bahwa KLB Deli Serdang itu sah dan legitimate. 

"Ini artinya, KSP Moeldoko bohong lagi. Jangan sampai karena merasa terpojok oleh perbuatannya sendiri dan juga terperangkap atas kebohongan awal yang menyebut bahwa dia tidak terlibat dalam gerakan pendongkelan kepemimpinan Partai Demokrat yang sah. Kemudian ke depan, KSP Moeldoko dengan pengikut-pengikutnya memproduksi lagi kebohongan-kebohongan baru. Menjadi mesin yang memproduksi fitnah, hoaks dan adu domba," ujarnya.

AHY menambahkan, kebohongan Moeldoko semakin terlihat jelas setiap hari. Namun menurut dia KSP Moeldoko menyangkal kebohongan-kebohongannya itu.

"Sebagaimana yang saya sampaikan pada konferensi pers lalu, pintu maaf selalu ada untuk KSP Moeldoko meskipun para kader dan simpatisan Partai Demokrat sangat marah dan kecewa dengan ulah KSP Moeldoko yang telah membegal Demokrat dan merusak demokrasi," ujarnya.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini