Fitnah! Elon Musk Bantah soal Isu Kepemilikan Tambang Zamrud di Afrika

Fitnah! Elon Musk Bantah soal Isu Kepemilikan Tambang Zamrud di Afrika Kredit Foto: Antara/REUTERS/Hannibal Hanschke

Miliarder Elon Musk membantah soal isu yang beredar tentang dirinya memiliki tambang zamrud di Zambia, Afrika oleh keluarganya. Pada tahun 2018, Elon Musk sempat diisukan memiliki tambang tersebut oleh situs publikasi satir bernama The Onion.

Dikutip dari Twitter di Jakarta, Selasa (30/3/21) The Onion membagikan artikel berjudul "Orang Terkaya di Setiap Negara Bagian dan Cara Mereka Menghasilkan Uang". Mereka juga turut membuat caption "Elon Musk, Texas: Apartheid"

The Onion juga menyatakan bahwa Elon Musk adalah orang terkaya di Texas yang menghasilkan uang melalui sistem apartheid yang pernah berlaku di Afrika Selatan sejak awal abad ke-20. Marah, Elon Musk tak terima dan membantak artikel tersebut.

Baca Juga: Nyalinya Tinggi! Elon Musk Bilang Tesla Bakal Jadi Perusahaan Terbesar di Dunia Lampaui Apple

"Memalukan kamu, Onion. Inilah mengapa orang-orang beralih ke @TheBabylonBee!" tulis Musk dalam akun Twitternya.

Pada tahun 2018 lalu, Musk dan keluarganya sempat dikaitkan dengan partheid di Afrika Selatan usai artikel dari Business Insider menyatakan bahwa ayah bos Tesla ini adalah pemilik dari setengah bagian dari tambang Zamrud di Zambia, Afrika.

Narasi ini pun kemudian dikembangkan di Twitter. Sementara itu, Business Insider telah memberikan klarifikasi bahwa mereka tak pernah menghubungkan keluarga Musk dengan aparteid.

Kalau kamu belum tahu, aparteid adalah sistem pemisahan ras yang dikembangkan oleh kaum kulit putih di Afrika Selatan. Sistem tersebut membuat kaum non-kulit putih memiliki wewenang dan hak tidak sebanyak kaum kulit putih. Pada tahun 1991, sistem ini pun dihilangkan oleh Presiden Frederik Willem de Kerk.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini