Nasib Alfarmat Milik Djoko Susanto: Omzet dan Cuan Berlawanan Arah!

Nasib Alfarmat Milik Djoko Susanto: Omzet dan Cuan Berlawanan Arah! Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Jaringan bisnis minimarket milik Djoko Susanto, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), mencetak keuntungan sebesar Rp1,06 triliun sepanjang tahun 2020. Capaian tersebut menurun 4,50% dari laba bersih pada tahun 2019 lalu yang mencapai Rp1,11 triliun. 

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, kinerja laba tersebut berlawanan arah dengan pendapatan Alfamart yang meningkat 3,96%. Per Desember 2019, pendapatan Alfamart tercatat sebesar 72,94 triliun. Sementara itu, pendapatan per Desember 2020 mencapai Rp75,83 triliun. Produk makanan menyumbang pendapatan terbesar bagi pemilik jaringan Alfamart ini. 

Baca Juga: The Real Sultan! Triliunan Rupiah Keuntungan BCA Masuk Kantong Konglomerat Hartono!

Secara tahunan, kontribusi produk makanan terhadap pendapatan perusahaan mengalami kenaikan dari Rp49,33 triliun pada 2019 menjadi Rp50,27 triliun pada 2020. Kemudian, pendapatan dari produk nonmakanan juga mengalami kenaikan, yakni dari Rp23,58 triliun menjadi Rp25,52 triliun. Sementara itu, pendapatan jasa mengalami penurunan secara tahunan, dari awalnya Rp36,73 miliar menjadi Rp33,96 miliar. Baca Juga: Investor Semen Dynamix Dapat Durian Runtuh, Rezeki Nomplok Hampir Rp200 Miliar di Depan Mata!

Sejumlah faktor membuat kinerja laba Alfamart menurun pada tahun 2020. Misalnya saja, beban penjualan dan distribusi yang membengkak dari angka Rp12,24 triliun pada Q4 2019 menjadi Rp13,14 triliun pada Q4 2020. Beban umum dan administrasi juga ikut mengalami kenaikan, yakni sebelumnya Rp1,39 triliun menjadi Rp1,51 triliun. 

Ditambah lagi, bagian atas rugi entitas asosiasi membengkak drastis, dari Rp22,09 triliun pada 2019 menjadi Rp45,42 miliar pada 2020. Secara tahunan, aset emiten bersandi AMRT ini bertumbuh dari Rp23,99 triliun pada 2019 menjadi Rp25,97 triliun pada 2020.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini