Dicuekin Investor, Mark Zuckerberg Yakin Teknologi Baru Ini Bakal Mengubah Dunia

Dicuekin Investor, Mark Zuckerberg Yakin Teknologi Baru Ini Bakal Mengubah Dunia Kredit Foto: Twitter/kentronix_yt

Hampir semua pendapatan Facebook berasal dari iklan. Perusahaan yang identik dengan media sosial, dan platformnya Facebook, Instagram dan WhatsApp ini memiliki miliaran pengguna di seluruh dunia dan mendukung model bisnis margin tinggi.

Meskipun bisnis periklanan Facebook telah menjadikannya salah satu bisnis paling menguntungkan dan berharga di dunia, di masa depan CEO Facebook Mark Zuckerberg melihat perusahaannya akan berkembang menjadi perusahaan yang berbeda. Pada panggilan pendapatan kuartal keempat Facebook, Zuckerberg membagikan visinya untuk waktu dekat.

Baca Juga: Perkenalkan Istri Mark Zuckerberg: Wanita Sederhana, Setia, Lulusan Kedokteran Harvard!

"Akhirnya, mari kita bahas pekerjaan kita membangun platform komputasi berikutnya. Ini adalah salah satu bidang yang saya paling bersemangat tentang kemajuan kita menuju 2021. Jika Anda melihat sejarah komputasi, setiap 15 tahun atau lebih muncul platform besar baru yang mengintegrasikan teknologi secara lebih alami dan berada di mana-mana ke dalam kehidupan kita," ujar suami dari Priscilla Chan ini sebagaimana dikutip dari The Motley Fool di Jakarta, Rabu (31/3/21).

"Saya percaya bahwa langkah logis berikutnya di sini adalah platform komputasi imersif yang hanya memberikan rasa kehadiran yang ajaib ini, bahwa Anda benar-benar berada di sana bersama orang lain atau di tempat lain." tandasnya lagi.

Platform utama berikutnya yang dirujuk Zuckerberg adalah virtual / augmented reality (VR) dan platform Oculus di dalam Facebook. Oculus juga dikenal sebagai Facebook Reality Labs. Menurut garis waktu tersebut, kemunculan realitas virtual bisa jadi sudah sangat dekat.

Jika Zuckerberg benar, era VR seharusnya dimulai paling cepat tahun depan. Keniscayaan VR, seperti yang dilihat Zuckerberg, adalah salah satu alasan mengapa kepala Facebook ini yakin perusahaannya dan Apple berada di jalur tabrakan dalam perangkat keras.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini