Asing Panik-Panik Ajaib, Dana Ratusan Miliar Rupiah di Pasar Modal Raib!

Asing Panik-Panik Ajaib, Dana Ratusan Miliar Rupiah di Pasar Modal Raib! Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Kekhawatiran atas efek domino dari kasus margin call yang mendera perusahaan asset management Archegos Capital membuat investor ramai-ramai menghindari aset berisiko. Akibatnya, pasar investasi mengalami tekanan. Bahkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuat anjlok hingga -1,78% ke 5.963,46 pada penutupan sesi I, Rabu, 31 Maret 2021. 

Ratusan miliar rupiah dana asing menguap dari pasar modal domestik. Merangkum dari RTI, hanya daam setengah hari nilai jual bersih asing yang terhimpun mencapai Rp373,75 miliar. Nilai tersebut setara dengan net sell Rp717,67 miliar dalam sepekan. Baca Juga: Walah-Walah! Keuntungan Gudang Garam Amblas Parah, 'Hangus' Triliunan Rupiah!

Saham-saham bluechip menjadi sasaran utama bagi investor untuk mendulang cuan, terutama sektor perbankan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menempati posisi teratas sebagai saham paling banyak dijual asing dengan net sell Rp186,6 miliar dan koreksi saham sebesar -2,58% ke level Rp31.150 per saham. Baca Juga: Emak-Emak Gigit Jari! Harga Emas Hari Ini Anjlok Signifikan, Logam Mulia Antam Ambyar!

Berikutnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga tak lepas dari tekanan jual. Per siang ini, net sell atas saham BRI mencapai Rp140,3 miliar dan koreksi harga saham sebesar -2,67% ke level Rp4.380 per saham.

Saham PT Astra International Tbk (ASII) menempati posisi ketiga teratas dengan nilai jual bersih sebesar Rp44,2 miliar dan ditutup merah -2,31% ke level Rp5.275 per saham pada jeda siang ini. Kembali ke saham perbankan, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dilego sebesar Rp29,3 miliar dan harganya terkoreksi -1,58% ke level Rp6.225 per saham.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini