Nasib Produsen Kopiko dan Biskuit Roma: Omzet dan Cuan Mayora Berbanding Terbalik!

Nasib Produsen Kopiko dan Biskuit Roma: Omzet dan Cuan Mayora Berbanding Terbalik! Kredit Foto: Dok. Mayora

Produsen permen Kopiko hingga Biskuit Roma, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), berhasil mencetak kenaikan laba bersih sebesar 3,51% dari Rp1,99 triliun per Desember 2019 menjadi Rp2,06 triliun per Desember 2020. Kenaikan laba tersebut berlawanan arah dengan pendapatan Mayora yang justru turun sepanjang tahun 2020.

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, pendapatan Mayora tertekan 2,19% secara tahun ke tahun. Jika pada akhir 2019 lalu pendapatan produsen aneka makanan ringan ini mencapai Rp25,03 triliun, nilai tersebut menurun menjadi Rp24,48 triliun pada akhir tahun 2020. Pasar dometik masih mendominasi sumber pendapatan Mayora pada periode tersebut. Baca Juga: Asing Panik-Panik Ajaib, Dana Ratusan Miliar Rupiah di Pasar Modal Raib!

Secara tahun ke tahun, pendapatan Mayora di pasar Indonesia meningkat dari awalnya Rp13,55 triliun pada 2019 menjadi Rp14,36 triliun pada 2020. Sementara itu, kontribusi pendapatan dari pasar Asia mengalami penurunan dari awalnya Rp11,05 triliun menjadi Rp9,71 triliun. Pendapatan dari pasar geografis lain juga menurun, yakni dari Rp426,22 miliar menjadi Rp399,45 miliar. Baca Juga: Walah-Walah! Keuntungan Gudang Garam Amblas Parah, 'Hangus' Triliunan Rupiah!

Mayora berhasil mencetak kenaikan laba di tengah penurunan pendapatan tidak terlepas berbaliknya rugi selisih kurs tahun 2019 yang sebesar Rp206,36 miliar menjadi untung sebesar Rp116,99 miliar pada tahun 2020. Aset Mayora juga tercatat bertumbuh dari angka Rp19,04 triliun pada 2019 menjadi Rp19,78 triliun pada 2020.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini