Stafsus Wapres: Program PSR untuk Pengembangan Petani di Papua Barat

Stafsus Wapres: Program PSR untuk Pengembangan Petani di Papua Barat Kredit Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR) terus dilaksanakan secara bertahap di hampir seluruh provinsi di Indonesia, termasuk di Papua Barat. Penanaman perdana dilakukan di lahan seluas 2.044,5 hektare di Kampung Membowi, Distrik Masni, Manokwari Papua Barat.

“Hari ini adalah tonggak sejarah buat kami petani sawit Papua Barat. Sawit adalah pemersatu negeri dari Sabang sampai Merauke dan kami bagian daripada pemersatu tersebut,” ungkap Sekretaris DPW APKASINDO Papua Barat, Dorteus Paiki seperti dikutip dari Sawitindonesia.com.

Baca Juga: Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit Kalbar Terus Ditingkatkan

Paiki juga menceritakan, sebelumnya, berbagai upaya untuk memperoleh dana revitalisasi kelapa sawit telah dilakukan sejak 10 tahun lalu, namun tidak membuahkan hasil. Sejak terbitnya program PSR yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), petani sawit di Papua Barat baru berhasil memperoleh dana pada tahun 2019 dan 2020.

Lebih lanjut dikatakan Paiki, pada 2020, luas PSR yang disetujui yakni meningkat 1.200 hektare dibandingkan tahun 2019 yang seluas 344 hektare. Sementara di tahun 2021 ini, petani di Papua Barat memperoleh lima rekomendasi teknis PSR di lahan seluas 2.044,5 hektare dengan dana hibah yang dikucurkan mencapai Rp59 miliar.

Staf Khusus Wakil Presiden RI, KH. Imam Aziz menyambut baik kegiatan PSR di Manokwari sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas kebun dan kesejahteraan petani.

“Program PSR ini bagian dari pengembangan ekonomi umat dan perhatian pemerintah pusat kepada petani sawit di Papua Barat. Pemerintah sangat mendukung PSR ini termasuk di Papua Barat,” ujarnya.

Dikatakan Imam, kelapa sawit sudah terbukti sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia dan petani Papua Barat merupakan bagian dari hal tersebut. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini