IMF Bakal Revisi Pertumbuhan Ekonomi Global 2021

IMF Bakal Revisi Pertumbuhan Ekonomi Global 2021 Kredit Foto: Reuters/Arnd Wiegmann

Dana Moneter Internasional (IMF) ada kemungkinan merevisi target pertumbuhan ekonomi global tahun ini dari perkiraan 5,5% di Januari 2021.

"Pada bulan Januari, kami memproyeksikan pertumbuhan global pada 5,5% pada tahun 2021. Namun, kami sekarang melihat percepatan pemulihan berjalan lebih cepat. Hal ini memungkinkan revisi ke atas untuk perkiraan global kami untuk tahun ini dan 2022," kata Managing Director IMF, Kristalina Georgieva, pada Rabu (31/3/2021).

Baca Juga: IMF Puji Strategi Ekonomi dan Kesehatan Vietnam Hadapi Pandemi Virus Corona

Kristalina mengungkapkan, pemulihan ekonomi global yang mulai menguat ini didukung kebijakan tambahan termasuk paket fiskal baru di Amerika Serikat (AS) serta pemulihan akibat dorongan vaksin yang diharapkan di banyak negara maju akhir tahun ini.

"Kabar baiknya adalah bahwa ekonomi global berada pada pijakan yang lebih kokoh. Jutaan orang mendapat manfaat dari vaksin yang menjanjikan kehidupan normal," tegasnya.

Namun demikian, IMF melihat masih adanya tantangan yang akan dihadapi salah satunya tentang akses vaksin secara adil dan merata ke seluruh dunia.

"Keberuntungan ekonomi berbeda-beda. Vaksin belum tersedia untuk semua orang dan di mana pun. Terlalu banyak orang terus menghadapi kehilangan pekerjaan dan meningkatnya kemiskinan. Terlalu banyak negara tertinggal," ucapnya.

Sebelumnya di Indonesia, pemerintah terus memperluas program vaksinasi Covid-19. Kali ini sektor jasa keuangan, termasuk pasar modal menjadi salah satu sasaran utama program tersebut. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, sektor finansial merupakan salah satu sektor penting untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, pelaksanaan vaksinasi bagi pelaku pada sektor finansial turut menjadi perhatian dan prioritas. "Kegiatan ini (vaksinasi) diharapkan dapat membuat kegiatan ekonomi segera pulih kembali. Untuk sektor finansial, apakah itu perbankan maupun pasar modal memang menjadi prioritas kita semua," kata Sri Mulyani saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi pelaku perbankan dan pasar modal di Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Sri Mulyani pun berharap vaksinasi dapat membuat para pelaku di sektor jasa keuangan lebih percaya diri untuk beraktivitas.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini