Biar Makin Adaptif, OJK Siapkan Cetak Biru Transformasi Digital Banking

Biar Makin Adaptif, OJK Siapkan Cetak Biru Transformasi Digital Banking Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Guna mengembangkan digitalisasi perbankan atau digital banking agar lebih maju, adaptif, dan berdaya saing, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama asosiasi perbankan dan pihak terkait kini tengah menyusun cetak biru atau blueprint transformasi digital perbankan hingga tahun 2025.

Blueprint Transformasi Digital Perbankan merupakan penjabaran lebih detil pilar 2 akselerasi transformasi digital pada Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia 2020 - 2025.

"Penyusunan blue print ini tentu pengembangan digitalisasi perbankan diharapkan lebih maju, adaptif dan bisa berdaya saing dengan baik," ujar Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat dalam Webinar Peran Digital Banking Dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi, Kamis (1/4/2021).

Baca Juga: Dahsyat! Tumbuh 22,94%, Nilai Transaksi Digital Banking Capai Rp2.547,5 Triliun

Adapun blueprint ini, kata Teguh, mencakup data, kolaborasi, manajemen risiko untuk antisipasinya, teknologi, intitutional arrangement, dan support seperti talent manajemennya dan leadershipnya.

Menurutnya, cetak biru transformasi digital perbankan sangat dibutuhkan, seiring terus terjadinya perkembangan teknologi yang membawa perubahan prilaku konsumen dan model bisnis.

"Industri perbankan dituntut bisa adaptasi, menanfaatkan perkembangan teknologi untuk terus berinovasi agar dapat meningkatkan efisiensi operasional bisnisnya, maupun meningkatkan daya saing," ungkap dia.

Oleh sebab itu, tambah dia, OJK sebagai regulator akan terus mendukung industri ke arah lebih baik, serta melakukan koordinasi sesama regulator, pemerintah, dan stakholder terkait.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini