PTM Terbatas Mulai Berjalan, Vaksinasi Guru Jauh Ketinggalan

PTM Terbatas Mulai Berjalan, Vaksinasi Guru Jauh Ketinggalan Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makariem Nadiem Anwar Makariem mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) sudah dimulai sejak Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri disahkan.

Meski penggelaran PTM masih bersifat terbatas, ini sangat tergantung dari kapasitas guru yang sudah divaksinasi. Pasalnya menurut Mas Menteri, jumlah guru yang sudah divaksinasi masih jauh dari target yang ditetapkan.

Baca Juga: Mendikbud Akui Pembukaan Kembali PTM Tertinggal Dibanding Negara Lain

"Data terakhir kemarin saya cek, mungkin sudah bertambah lagi, sudah sekitar 550.000 guru dan tenaga pendidik sudah divaksin dan itu kabar yang gembira lumayan cepat," katanya dalam dialog yang disiarkan secara daring di kanal YouTube Kemkominfo TV, Kamis (1/4/2021).

Padahal target vaksinasi dari guru sendiri berjumlah 5 juta secara nasional. Dampaknya, hingga sekarang Nadiem menjelaskan baru 22% sekolah yang menjalankan PTM secara terbatas.

Ia mengakui bahwa Indonesia 'sedikit' tertinggal dalam penerapan PTM, dimana 85% negara Asia-Pasifik sudah menjalankan PTM secara penuh.

Ia optimis bahwa Juli nanti seluruh sekolah sudah menerapkan PTM. Namun, artinya vaksinasi untuk guru sendiri perlu dipercepat.

"Harapannya pemda itu disiplin prioritaskan guru dan tenaga pendidik di semua vaksinasi dalam segmen pelayan publik," pungkasnya.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini