Berpaling ke Inter Milan, Conte Ungkap Misinya Memang Menghancurkan Juventus

Berpaling ke Inter Milan, Conte Ungkap Misinya Memang Menghancurkan Juventus Kredit Foto: Reuters/Alessandro Bianchi

Kemenangan atas Bologna di laga lanjutan Liga Italia 2020-2021 telah membuat Inter Milan semakin nyaman di puncak klasemen kompetisi tersebut. Apalagi dengan hasil imbang yang diraih dua tim pesaing utamanya di musim ini, yakni AC Milan dan Juventus, tak heran jika Inter semakin mantap berdiri sendirian di peringkat pertama.

Inter tepatnya kini berada di urutan pertama Liga Italia 2020-2021 dengan raihan 68 poin. Inter unggul delapan poin dari Milan yang berada di urutan kedua dan bahkan Nerazzuri jauh meninggalkan Juventus yang tertahan di posisi keempat.

Dengan Inter yang menyisakan 10 laga lagi, maka peluang tim tersebut meraih scudetto jelas terbuka lebar. Pelatih Inter, yakni Antonio Conte pun senang melihat hasil yang sudah diraihnya bersama Inter di musim ini.

Baca Juga: Lagi Pandemi, Piala Eropa Digelar Tanpa Batasan Jumlah Penonton

Conte menyebut kedatangan dirinya ke Inter pada 2019-2020 adalah untuk membuat Nerazzurri bisa memenangkan sesuatu, terutama di Liga Italia. Ia ditargetkan itu semua selama tiga tahun oleh manajemen Inter.

Misi utama Conte jelas menghancurkan dominasi Juventus yang sejak musim 2011-2012 selalu merebut scudetto. Inter mau Conte membuat bangga para pendukung tim mereka yang sudah rindu juara.

Untungnya misi Conte itu bisa saja diselesaikannya hanya dalam waktu dua tahun. Karena Inter benar-benar berada di pole position untuk mengangkat trofi Liga Italia 2020-2021.

“Saya dipanggil ke Inter untuk mengubah narasi (yang terjadi di Inter) dalam beberapa tahun terakhir. Tujuannya adalah dalam tiga tahun untuk menang atau setidaknya membangun sesuatu yang kredibel dan membuat bangga para pendukung Inter,” ungkap Conte, dikutip dari Football Italia, Minggu (4/4/2021).

Baca Juga: Benzema Ngamuk, Bawa Real Madrid Libas Celta Vigo 3-1

“Tak pelak, beberapa hal telah berubah sejak awal perjalanan ini, tetapi kami harus terus fokus hanya pada pekerjaan kami. Seperti yang saya katakan, kami harus berkonsentrasi hanya pada apa yang kami punya, seperti kekuatan untuk berubah. Apa yang terjadi di luar lapangan memang menarik, tapi kami tidak bisa memengaruhi itu semua,” tambahnya.

Meski Inter sangat berpeluang menjadi juara Liga Italia musim ini, Conte nyatanya tak mau cepat-cepat menyimpulkan itu semua. Menurutnya apa pun dapat terjadi di 10 laga tersisa yang dimiliki Inter. Jadi, Conte hanya bisa berharap para pemainnya bisa fokus agar tetap menjaga keunggulan mereka.

“Sekarang kami belum bisa merayakan Scudetto, karena kami harus mendapatkannya di lapangan dan itu harus dipastikan secara matematis. Ada 10 pertandingan tersisa bagi kami, beberapa tim ada yang menyisakan sembilan pertandingan lagi, dan ada 27-30 poin untuk diperebutkan,” sambung Conte.

“Kami tahu betul bahwa Liga Italua sangat sulit dan setiap pertandingan adalah pertarungan untuk mendapatkan kemenangan. Semakin dekat kami ke garis finis, semakin jelas kami bisa melihat hadiah di bagian akhir. Semua orang melihat ke arah itu dan kami melihatnya dari sudut yang berbeda dengan yang lain saat ini, tetapi kami masih memiliki banyak hal untuk dilakukan. Kami belum mencapai apa-apa,” tutupnya.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini