Mantan Menteri BUMN Era SBY Bilang BUMN Konstruksi Hanya Tinggal Tunggu Waktu, Investor Angkat Koper

Mantan Menteri BUMN Era SBY Bilang BUMN Konstruksi Hanya Tinggal Tunggu Waktu, Investor Angkat Koper Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Harga saham perusahaan-perusahaan konstruksi yang berstatus BUMN yang terdiri dari PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) kompak ambruk hingga menyentuh titik terendah atau auto reject bawah (ARB) pada perdagangan sesi pertama Senin 5 April 2021. 

Usut punya usut ternyata Mantan Menteri BUMN di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakni Dahlan Iskan mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi BUMN sektor konstruksi yang mungkin tinggal menunggu waktu.

“BUMN kelompok infrastrktur tinggal tunggu waktu. Sulit atau sulit sekali,” ucap Dahlan dalam tulisannya, yang dikutip Senin (5/4/2021). 

Baca Juga: Saham BUMN Konstruksi Kompak Jatuh ke Titik Terendah, PTPP yang Paling Ngenes!

Ia mengibaratkan jika kondisi keuangan BUMN konstruksi saat ini disebutnya sudah 'haus sampai kerongkongan’ sehingga pemerintah seegera tancap gas lewat Sovereign Wealth Fund milik Indonesia, Indonesia Investment Authority (INA). 

“Semoga SWF segera jalan. Dan dana dari Amerika, Uni Emirat  Arab, Jepang, dan Kanada itu segra masuk ke SWF. Ada yang suddah kehausan sampai ke kerongkongan,” tutup Dahlan. 

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini