Pengumuman, Ketika Dubes China Bikin Klarifikasi Tepis Berita Miring dari Xinjiang

Pengumuman, Ketika Dubes China Bikin Klarifikasi Tepis Berita Miring dari Xinjiang Kredit Foto: Flickr/TravelingMipo

Sebagai sesama negara berkembang, China dan Indonesia sama-sama memiliki sejarah pahit penjajahan dan penjarahan di bawah kolonialisme.

Kedua negara saat ini juga menghadapi tugas yang sama: meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mewujudkan pembangunan dan kemakmuran bangsa.

China dan Indonesia telah memelihara koordinasi dan kerja sama erat dalam berbagai urusan internasional dan regional, demi memperjuangkan hak berkembang negara-negara berkembang.

China juga merupakan sahabat yang tulus bagi Indonesia dan Dunia Islam, dengan sejarah panjang pertukaran dan pembelajaran agama antara kedua pihak.

Sejak 2019, lebih dari 100 warga Indonesia dari berbagai kalangan telah menerima undangan China untuk mengunjungi Xinjiang.

Mereka telah menyaksikan sendiri realitas Xinjiang yang sebenarnya, termasuk kemakmuran ekonomi, stabilitas sosial, persatuan harmonis berbagai etnik, dan kebebasan beragama.

"China menyambut lebih banyak sahabat-sahabat Indonesia dari berbagai lapisan masyarakat untuk mengunjungi Xinjiang, untuk menyaksikan sendiri pembangunan dan perubahan yang terjadi di sana," pungkas Kedubes China.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini