Dahsyatnya Perusahaan Konglomerat Eddy Sariaatmadja: Rugi Berubah Drastis Jadi Untung Besar-Besaran!

Dahsyatnya Perusahaan Konglomerat Eddy Sariaatmadja: Rugi Berubah Drastis Jadi Untung Besar-Besaran! Kredit Foto: FORBES INDONESIA/AHMAD ZAMRONI

Tahun 2020 ibarat menjadi titik balik bagi perusahaan media milik konglomerat Eddy Sariaatmadja, yakni PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek). Bagaimana tidak, kerugian sebesar Rp1,52 triliun pada akhir 2019 dipangkas habis dan berbalik menjadi laba bersih Rp2,06 triliun pada akhir 2020.

Padahal, pertumbuhan pendapatan Emtek sepanjang tahun 2020 lalu hanya 8,25% dari Rp11,03 triliun per Desember 2019 menjadi Rp11,94 triliun per Desmber 2020. Penjualan barang berkontribusi sebesar Rp6,21 triliun terhadap pendapatan Emtek sepanjang tahun 2020. Nilai tersebut lebih besar dari tahun 2019 lalu yang hanya Rp4,92 triliun. Baca Juga: Siloam Hospital Milik Konglomerat Mochtar Riady Nasibnya Berubah Drastis! Bye-Bye Tekor!

Emtek juga berhasil mendongkrak pendapatan jasa kesehatan dan rumah sakit dari awalnya hanya Rp207,11 miliar menjadi Rp385,82 miliar. Kemudian, pendapatan lain-lain bertumbuh dari Rp251,95 miliar pada 2019 menjadi Rp484,15 miliar pada 2020.  Baca Juga: Kelas Kakap! Cuan Perusahaan Sawit Konglomerat Abdul Rasyid Melonjak Drastis Hampir 5.000%

Sayangnya, pendapatan iklan yang dikantongi Emtek menurun dari Rp5,35 triliun pada 2019 menjadi Rp4,69 triliun pada 2020. Pendapatan jasa VSAT terpangkas dari sebelumnya Rp128,51 miliar menjadi Rp123,99 miliar. Begitu pula dengan pendapatan jasa perbaikan dan perawatan yang turun dari Rp44,29 miliar menjadi hanya Rp28,30 miliar. Berikutnya, Emtek mengantongi pendapatan jasa dukungan televisi berlangganan sebesar Rp14,29 miliar pada 2020.

Sejumlah faktor mendukung keberhasilan Emtek dalam membalikkan posisi rugi menjadi laba. Misalnya, Emtek mampu memangkas beban penjualan dari awalnya Rp111,85 miliar pada 2019 menjadi Rp88,25 miliar pada 2020. Kemudian, beban umum dan administrasi turun dari Rp1,78 triliun menjadi Rp1,58 triliun. Begitu halnya dengan rugi penjualan aset tetap yang tahun 2019 sebesar Rp25,66 miliar menjadi Rp5,98 triliun pada tahun 2020.

Ditambah lagi, rugi selisih kurs yang ditanggung Emtek sebesar Rp159,60 miliar pada tahun lalu mampu berbalik menjadi laba sebesar Rp37,25 miliar pada tahun 2020. Hingga akhir Desember 2020, Emtek membukukan aset sebesar Rp17,88 triliun, naik dari tahun 2019 lalu yang hanya Rp17,54 triliun.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini