Pendapatan Amblas, Keuntungan Adhi Karya Banyak Terpangkas!

Pendapatan Amblas, Keuntungan Adhi Karya Banyak Terpangkas! Kredit Foto: Sufri Yuliardi

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan laba bersih sebesar Rp23,98 miliar sepanjang tahun 2020. Nilai tersebut merosot tajam hingga 96,39% dari laba bersih tahun 2019 lalu yang mencapai Rp663,81 miliar. 

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, anjloknya laba bersih tersebut sejalan dengan pendapatan usaha Adhi Karya yang amblas 29,26% dari Rp15,31 triliun per Desember 2019 menjadi Rp10,83 triliun per Desember 2020. Penurunan paling dalam disumbang oleh pendapatan jasa konstruksi, yakni dari Rp12,42 triliun pada 2019 menjadi Rp7,44 triliun pada 2020. Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 6 April 2021: Pukul Mundur Dolar AS dan Mata Uang Dunia

Pada saat yang bersamaan, Adhi Karya mengantongi pendapatan EPC yang lebih kecil, yakni dari Rp501,56 miliar menjadi Rp484,18 miliar. Namun, pendapatan properti atau real estate mengalami kenaikan dari Rp1,45 triliun pada 2019 menjadi Rp1,64 triliun pada 2020. Begitu pula dengan pendapatan investasi infrastruktur yang tumbuh dari Rp941,89 miliar menjadi Rp1,27 triliun. Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Masih Anjlok, Logam Mulia Antam Bikin Cemberut!

Di tengah penurunan pendapatan, Adhi Karya membukukan beban usaha yang lebih kecil dari Rp894,07 miliar pada akhir 2019 menjadi Rp727,68 miliar pada akhir 2020. Hanya saja, beban keuangan Adhi Karya membengkak dari awalnya Rp563,79 miliar menjadi Rp794,52 miliar. Bagian laba ventura bersama yang dikantongi Adhi Karya juga menipis menjadi Rp156,79 miliar pada tahun 2020, di mana tahun sebelumnya mencapai Rp340,16 miliar. Sampai dengan 31 Desember 2020, Adhi Karya membukukan aset sebesar Rp38,09 triliun, tumbuh dari tahun 2019 lalu yang hanya Rp36,52 triliun.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini