Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Hakim Tolak Eksepsi Habib Rizieq, Omongan Kuasa Hukumnya Kembali Disorot: Kita...

Hakim Tolak Eksepsi Habib Rizieq, Omongan Kuasa Hukumnya Kembali Disorot: Kita... Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kuasa hukum Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab Aziz Yanuar mengaku tidak mempermasalahkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur, menolak menolak eksepsi atau nota keberatan kliennya dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Ia mengatakan dirinya akan memperjuangkan keadilan meski eksepsi kliennya ditolak. “Ga masalah, kita berjuang saja tugasnya bukan memikirkan hasil,” katanya, dilansir PojokSatu.id, Rabu (7/4/2021). Baca Juga: Rizieq Apes Diceramahin Jaksa Lagi, DS Ikut Ngatain: Lu Mau Ngaku Keturunan Nabi Kek, Nggak..

Lanjutnya, ia meyakini jika kemenangan di sisi Allah akan tetap mengalahkan kezaliman. 

“Kemenangan itu adalah tetap dalam kebenaran dan kami yakin dalam kebenaran itu,” ujarnya. Baca Juga: Biar Terang, Teroris yang Ngaku-Ngaku Anak Buah Habib Rizieq Harus Segera Dikuliti

Baca Juga: Habib Rizieq Apes Berjilid-jilid! Sekarang Hakim Tolak Eksepsi Kasus Megamendung

Baca Juga: Tok! Hakim Tolak Nota Keberatan Habib Rizieq, Eng-Ing-Eng... Jaksa Siap Beraksi

Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menolak nota keberatan atau eksepsi eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab terkait kasus kerumunan di Petamburan. FPI sendiri merupakan organisasi masyarakat (ormas) yang sudah ditetapkan terlarang oleh pemerintah Indonesia.

"Menyatakan eksepsi penasihat hukum terdakwa Habib Rizieq Shihab tidak dapat diterima," kata Hakim Ketua Suparman Nyompa di PN Jaktim, Selasa (6/4).

Penolakan itu menurut Majelis Hakim karena dakwaan yang disusun Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah memenuhi KUHAP.

Terkait itu, Hakim pun memerintahkan jaksa untuk melanjutkan pemeriksaan perkara. Bahkan, karena itu, Jaksa meminta waktu selama tujuh hari untuk memanggil para saksi.

"Oleh karena itu, maka Pengadilan Negeri Jakarta Timur berwenang mengadili perkara ini. Selanjutnya pemeriksaan perkara tetap dilanjutkan," ujar hakim.

"Maka diperintahkan kepada penuntut umum menghadirkan para saksi-saksi dan barang bukti ke persidangan pada hari sidang yang ditentukan," sambungnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Vicky Fadil

Bagikan Artikel: