Ulang Tahun Emas, Askrindo Nyata Hadir bagi Negeri Dukung Pemulihan Ekonomi

Ulang Tahun Emas, Askrindo Nyata Hadir bagi Negeri Dukung Pemulihan Ekonomi Kredit Foto: Askrindo

Selasa (6/4/2021), tepat setengah abad PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mengabdi bagi Indonesia, di tengah-tengah bangkitnya perekonomian sebagai dampak dari pandemi Covid-19, yang berkepanjangan. Dalam usianya yang makin matang, Askrindo memantapkan langkah hadir makin nyata bagi negeri melalui pemberdayaan UMKM untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Direktur Utama Askrindo, Dedi Sunardi, menjelaskan, selama perjalanan 50 tahun, Askrindo telah melalui perjalanan yang tidak mudah, dengan berbagai tantangan dan dinamika persaingan yang dijalankan secara sehat. Dalam usia emas, menjadi momen penting bagi perusahaan untuk sejenak melihat ke belakang agar bisa melangkah jauh ke depan dengan kinerja yang makin baik dan penuh kehati-hatian.

 Baca Juga: Miliki Semangat Pantang Menyerah, Askrindo Berikan Penghargaan Kepada Guru-Guru PAUD

"Manejemen terus berupaya melakukan transformasi budaya dan bisnis sebagai komitmen penerapan core values AKHLAK dalam aktivitas sehari-hari dengan bekerja cerdas, fokus, dan terarah sehingga Askrindo menjadi perusahaan terkemuka dan terpercaya dalam industri perasuransian di Indonesia," ujar Dedi Sunardi saat Ulang Tahun Askrindo ke-50 yang dirayakan secara virtual beserta seluruh pegawai di Indonesia pada Selasa (6/4/2021).

Anak usaha Indonesia Financial Group (IFG) ini menilai, tahun ini adalah momentum bagi perseroan untuk bangkit dan memberikan sumbangsih nyata bagi Indonesia saat perekonomian membutuhkan dorongan dari berbagai pihak dan sektor. Manajemen menilai, dengan aktivitas perekonomian yang beranjak pulih, pada tahun ini Askrindo akan mampu membukukan laba sebelum pajak sekitar Rp912 miliar dengan pendapatan underwriting diperkirakan sebesar Rp4,1 triliun. 

Asisten Deputi bidang Asuransi dan Jasa lainnya Kementerian BUMN Anindita Eka Wibisono menyatakan, sejarah mencatat komitmen dan kontribusi Askrindo dalam pengembangan ekonomi Indonesia melalui produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah dimulai sejak 2007 juga asuransi umum. Tidak ketinggalan, Askrindo juga berpartisipasi melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah dimulai sejak pertengahan tahun lalu hingga saat ini.

"Tahun lalu telah disetujui penyertaan modal negara (PMN), kami sangat berharap dengan suntikan modal ini mampu mendorong kinerja Askrindo ke depannya. Kami berharap solidaritas komisaris dan manajemen untuk mengembangkan portfolio bisnis yang sehat yang pada akhirnya memberi kontribusi positif bagi negara melalui dividen, pajak, dan multiplier effect lainnya bagi perekonomian," ujar Anindita.

Dalam ulang tahun emas ini, Askrindo telah menjembatani 300 UMKM di seluruh Indonesia dengan pelaku marketplace untuk mendorong pemasaran produk melalui e-commerce, sedangkan milenial Askrindo merilis E-book AKHLAK sebagai bentuk nilai internalisasi nilai budaya AKHLAK serta terjun langsung dalam kegiatan TJSL di berbagai wilayah.

Komisaris Utama Askrindo, Widodo Ekatjahjana, menyampaikan bahwa tema "Nyata Bagi Negeri" sejalan dengan penugasan perusahaan untuk menjalankan penjaminan PEN dan KUR serta mendorong UMKM di sekuruh Indonesia makin maju. Melalui produk non-program, Askrindo diharapkan mampu menjadi asuransi kredit terbesar di Indonesia.

"Dengan komando direksi saat ini, diharapkan makin dan selalu solid sehingga bisa meningkatkan underwriting dan core system dengan kualitas data yang lebih baik serta penguatan tata kelola perusahaan," papar Widodo.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini