Advokat dari LQ Indonesia Apresiasi Aksi Kejari Jakarta Utara Tangkap Buronan

Advokat dari LQ Indonesia Apresiasi Aksi Kejari Jakarta Utara Tangkap Buronan Kredit Foto: Rawpixel/Ake

Kuasa hukum Y, selaku pelapor, Jaka Maulana, memberikan apresiasi kepada aparat Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Kejari Jakut) yang menangkap buronan bernama Norman alias Ameng, yang sudah divonis bersalah dalam amar putusan Mahkamah Agung (MA), terkait perkara pidana pemberian keterangan palsu dalam akta otentik, dan kabur usai diputus bersalah MA pada 23 September 2020.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, I Made Sudarmawan mengatakan Ameng ditangkap Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Utara pada Kamis (8/4), di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Baca Juga: Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Canangkan Zona Integritas Menuju WBBM

"Pada Kamis pukul 16.20 WIB, Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Utara berhasil mengamankan buronan tindak pidana memalsukan data Otentiku sebagaimana dimaksud dalam Pasal 266 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) atas nama terpidana Norman alias Ameng," kata Sudarmawan.  Baca Juga: KKP Bersama Kejaksaan Eksekusi Penenggelaman 10 Kapal Pelaku Illegal Fishing

Menurut Jaka, "Apresiasi sebesarnya kepada seluruh jajaran Tim Kejari Jakarta Utara yang telah menoreh prestasi dan menunjukkan taringnya sebagai institusi yang dapat dipercaya masyarakat," kata advokat dari LQ Indonesia Law Firm ini.

"Klien kami Y, akhirnya menyatakan bahwa perjuangan selama bertahun-tahun mencari keadilan akhirnya bisa ditegakkan dan Norman alias Ameng berakhir pelariannya di Rutan Salemba," katanya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini