Wanita Juga Bisa Mandiri Secara Finansial, Begini Caranya...

Wanita Juga Bisa Mandiri Secara Finansial, Begini Caranya... Kredit Foto: Dok. Panpel Webinar

Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu upaya untuk membangun kesadaraan tentang kesetaraan gender sehingga perempuan dapat mengembangkan potensi diri dan menjadi mandiri. Pemberdayaan ini bisa dilakukan dengan banyak cara seperti melalui pendidikan, pelatihan, hingga menjalankan kegiatan ekonomi untuk mencapai sebuah tujuan: kemandirian finansial.

Untuk menginspirasi dan mengedukasi wanita-wanita di Indonesia agar dapat mandiri secara finansial, AsetKu baru-baru ini mengadakan serangkaian acara, diantaranya Story Competition di platform Media Sosial Instagram. Memanfaatkan momentum Hari Wanita Nasional, Asetku menggelar Story Competition di #WanitaJugaBisa dan #InspirasiKuatFinansial berhadiah jutaan rupiah bulan lalu. Baca Juga: Perluas Jaringan, Atome Financial Gandeng Mitra Adi Perkasa

“Lewat serangkaian acara yang sudah dijalankan, kami berharap para wanita di seluruh indonesia dapat lebih termotivasi untuk maju dan berjuang agar memiliki kekuatan finansial dan mengatur keuangan secara tepat sehingga tercapai kemandirian financial,” kata Andrisyah Tauladan, Direktur AsetKu, dalam siaran media, Jumat (9/4/2021) kemarin.

Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir Cari Banyak Anak Muda dan Pemimpin Perempuan Jadi Direksi BUMN

Rangkaian acara tersebut terdapat lebih dari 170 peserta yang menceritakan kisah inspiratif mereka maupun orang-orang disekitar mereka yang sedang berjuang atau sudah mencapai kemandirian finansial. Dengan diadakannya kompetisi ini, diharapkan kisah-kisah yang disampaikan bisa menginspirasi wanita-wanita lainnya.

Tidak hanya itu, AsetKu juga mengadakan webinar yang bertemakan Womanpreneur: Woman Empowerement Melalui kemandirian Financial di akhir bulan Maret dengan mengundang dua narasumber yaitu Najla Bisyir (Founder dari Bittersweet by Najla) dan Annisa Steviani (Certified Financial Planner). Webinar ini diikuti lebih dari 150 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini