Kideco Bangun PLTS Berkapasitas 409 Kwp, Hemat 7 Jam Operasional

Kideco Bangun PLTS Berkapasitas 409 Kwp, Hemat 7 Jam Operasional Kredit Foto: Dok. Kideco

PT Kideco Jaya Agung (Kideco) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Proses pembangunan PLTS yang ditempatkan di lingkungan perumahan karyawan Kideco di Batu Kajang tersebut telah dimulai pada Oktober 2020 dan selesai pada bulan Maret 2021. 

Adapun PLTS tersebut menggunakan solar panel (Fotovoltaik) sebanyak 999 unit dengan 3 inverter yang mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas 409 kilo watt peak (kwp) untuk penghematan penggunaan operasional selama 7 jam. Beroperasinya PLTS Kideco ini secara jangka panjang akan memberikan efisiensi dalam penghematan biaya sebesar 45 % dibanding saat penggunaan PLTD yang selama ini digunakan oleh Kideco. Baca Juga: Tingkatkan Bauran EBT, PLN Ganti 38 PLTD di Maluku dan Maluku Utara Jadi PLTS

Peresmian PLTS dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Indika Energy, Arsjad Rasjid yang didampingi oleh Komisaris Utama Kideco, Azis Armand, serta Presiden Direktur Kideco, M. Kurnia Ariawan. Pada kesempatan tersebut Arsjad Rasjid mengatakan, pembangunan PLTS di Kideco ini merupakan wujud komitmen Indika Energy untuk menggunakan energi bersih di dalam operasionalnya, serta merupakan wujud implementasi diversifikasi energi di anak Perusahaan Indika Energy, dan kedepannya diharapkan dapat dikembangkan lebih banyak proyek yang serupa. Baca Juga: PLTS Atap Alternatif Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Kideco, M. Kurnia Ariawan menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan Kideco untuk menuju kepada “Green Mining”. Kideco berkomitmen menjadi perusahaan pertambangan yang bertanggungjawab dalam melakukan pembangunan secara asri yang memperhatikan sisi ekologis dari lingkungan hidup. 

“Semua inisiatif yang dilakukan bertujuan menjadikan Kideco menjadi tambang yang hijau yang memberikan manfaat bagi lingkungan hidup dan lingkungan social,” ujar Kurnia, dalam siaran media, Senin (12/4/2021).

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini