Demokrat Dukung Reshuffle Kabinet Jokowi: Pembantu Presiden 'Tak Elok' Jadi Beban

Demokrat Dukung Reshuffle Kabinet Jokowi: Pembantu Presiden 'Tak Elok' Jadi Beban Kredit Foto: WE

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, menyatakan bahwa pihaknya menghargai rencana reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi. Perombakan atau reshuffle kabinet bagian dari otoritas dan hak prerogatif presiden.

"Jika pemerintah memandang perubahan nomenklatur serta pembentukan kementerian investasi ini akan membantu mengatasi masalah kirisis kesehatan dan krisis ekonomi, akan kami dukung," ujar Kamhar saat dihubungi, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga: Saksi Sejarah, Steven Rumangkang Ungkap Cerita Logo dan Bendera Demokrat Tercipta, Ternyata SBY...

Kamhar menilai, situasi yang dihadapi pemerintah akibat pandemi Covid-19 ini tak ringan. Karena itu, pemerintah tak boleh gagal fokus dalam menentukan skala prioritas dalam bekerja. Yang paling utama dan harus diutamakan adalah mengatasi krisis kesehatan dan krisis ekonomi yang diderita rakyat.

"Pembantu-pembantu presiden tak pantas melakukan gerakan-gerakan tambahan yang malah menjadi beban bagi presiden. Bukan melayani rakyat, malah memperturutkan syahwat politik pribadi," tutur dia.

Di luar itu, Kamhar mengaku pihaknya juga menyoroti rencana pemindahan Ibu Kota negara. Dia menganggap, di tengah masalah yang belum selesai dan krisis yang belum teratasi di satu sisi serta keterbatasan sumber daya yang tersedia termasuk pembiayaan di sisi lainnya, memaksakan agenda ini tetap berjalan tak hanya tanda gagal fokus, tapi juga bentuk pengkhianatan aspirasi rakyat.

"Pemerintah harus lebih peka membaca apa yang menjadi aspirasi rakyat," tandas Kamhar.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini