Orangnya SBY Bela Tuan Cikeas Mati-matian, Kubu Moeldoko Geregetan

Orangnya SBY Bela Tuan Cikeas Mati-matian, Kubu Moeldoko Geregetan Kredit Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

Politisi gaek Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB), Max Sopacua geregetan dengan langkah Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendaftarkan partai atas namanya. Padahal, langkah SBY ini didukung kader partai berlambang Mercy

“Secara kebetulan beberapa hari yang lalu saya diberitahukan SBY telah mendaftarkan ke Ditjen HAKI (Direktorat Jenderal Hak Atas Kekayaan Inteltual) untuk mematenkan logo atau lambang merek Partai Demokrat sebagai property right pribadinya. Ini yang saya lawan karena tidak benar,” ujar Max kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Meski begitu, Max mengakui, kalau Hymne dan Mars Partai Demokrat saat ini bisa jadi hasil karya ciptaan SBY. Namun, jika disebut SBY sebagai pencipta Partai Demokrat, Max keberatan.

Baca Juga: Buka-bukaan Alasan SBY Daftarkan Logo Demokrat, Orangnya AHY Ancam Somasi Gerombolan Moeldoko

Baca Juga: Ramalan Anak Buah Prabowo: Dua Partai Pro Pemerintah Usung Anies Nyapres 2024

Diungkapkan, Max bersama pendiri Partai Demokrat lainnya seperti mendiang Vence Rumangkang, dan Kurdi Mustofa mengaku mengerti tentang sejarah Partai Demokrat. Mereka dianggap menggagas dan mempersiapkan lahir serta berdirinya partai.

Makanya, Max mengaku risih dengan aksi pasang badan yang dilakukan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Syarief Hasan, yang mendukung soal merek Partai Demokrat. Bahkan, Syarief tanpa ragu menyebut, SBY adalah pencipta Partai Demokrat. “Posisi SBY pada waktu itu sangat pasif, bagaimana Anda bisa tahu bahwa dia penciptanya,” ungkap Max.

Menurutnya, saat ini yang mengetahui persis sejarah proses lahir dan berdirinya Partai Demokrat kurang lebih 20 tahun lalu saat ini hanya tinggal dua orang saja. Yaitu, dia dan SBY. Selama itu pula, Max menyebut tidak pernah mengganggu SBY dan jajarannya.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini