Nasib Alam Sutera Milik Harjanto Tirtohadiguno: Malang Tak Bisa Ditolak, Untung Tak Bisa Diraih

Nasib Alam Sutera Milik Harjanto Tirtohadiguno: Malang Tak Bisa Ditolak, Untung Tak Bisa Diraih Kredit Foto: Alam Sutera Realty

Perusahaan milik konglomerat Harjanto Tirtohadiguno, yakni PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) tak bisa menghindari kenyataan bahwa harus merugi Rp1,03 triliun sepanjang tahun 2020. Hal itu bertolak belakang dengan tahun 2019 lalu, di mana Alam Sutera mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,01 triliun. 

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, pendapatan Alam Sutera merosot hingga 59,48% dari tahun ke tahun. Per Desember 2019 lalu, Alam Sutera mengantongi pendapatan Rp3,48 triliun, sedangkan per Desember 2020 hanya sebesar Rp1,41 triliun. Pendapatan dari segmen real estate menyumbang pendapatan sebesar Rp1,08 triliun pada tahun 2020. Kontribusi tersebut menurun dari tahun 2019 lalu yang mencapai Rp2,96 triliun. Baca Juga: The Power of Manoj Punjabi: Nasib MD Pictures Berubah 180 Derajat, Sulap Tekor Jadi Cuan!

Sementara itu, Alam Sutera menerima pendapatan dari segmen jasa hospitality dan prasarana yang juga menurun, yakni awalnya Rp350,69 miliar menjadi hanya Rp299,62 miliar. Begitu pula dengan segmen pariwisata yang tercatat merosot tajam dari Rp160,99 miliar pada 2019 menjadi Rp29,10 miliar pada 2020. Pendapatan lainnya terpangkas secara tahunan dari Rp1,98 miliar menjadi Rp373,57 juta. Baca Juga: Nahas! Omzet & Cuan Perusahaan Milik Suami Puan Maharani Anjlok Drastis, Bikin Meringis!

Selain karena pendapatan yang turun, berbaliknya laba menjadi rugi juga disebabkan oleh membengkaknya pos beban Alam Sutera. Sepanjang tahun 2020, jumlah beban yang ditanggung Alam Sutera mencapai Rp1,56 triliun, sedangkan tahun 2019 lalu hanya sebesar Rp1,09 triliun. Pada periode yang sama, aset Alam Sutera menyusut dari Rp21,89 triliun pada 2019 mencapai Rp21,23 triliun pada 2020.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini