Vaksinasi Pekerja Seni dan Kreatif, Sektor Ekraf Diharapkan Kembali Menggeliat

Vaksinasi Pekerja Seni dan Kreatif, Sektor Ekraf Diharapkan Kembali Menggeliat Kredit Foto: KPCPEN

Pemerintah memulai vaksinasi terhadap pekerja seni dan kreatif. Mereka yang terdiri dari orang-orang yang berkreasi di bidang musik, film, kesenian tradisional, hingga budayawan lokal berpartisipasi untuk menerima suntikan dosis vaksin Covid-19.

Setelah melakukan vaksinasi terhadap 126 orang pada Sabtu (17/4), hari ini kembali dilakukan vaksinasi terhadap lebih 500 pekerja seni dan kreatif. Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi lebih 500 budayawan dan seniman se-Jabodetabek, Senin (19/4), Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap, vaksinasi tersebut mampu melindungi para budayawan dan seniman sehingga mereka bisa beraktivitas kembali.

Baca Juga: Soal Stok Vaksin Impor, DPR Bakal Bentuk Pansus

"Alhamdulillah kita bersama-sama dengan para seniman, budayawan, artis, musisi, dari teater, dari seni tradisi, semuanya berkumpul di sini untuk divaksinasi. Kita harapkan beliau-beliau semuanya nanti bisa terlindungi dan tidak terpapar Covid sehingga bisa beraktivitas seperti biasa," ujar Jokowi.

Para seniman dan budayawan yang berpartisipasi di rangkaian kegiatan ini di antaranya Cak Lontong, Bimbim Slank, Widi Mulia Sunarya, Ayu Utami, Polo Srimulat, Hanafi, Edo Kondologit, Hartarti, Nicholas Saputra, Nia Dinata, Armand Maulana, Arya Saloka, Surya Saputra, Soleh Solihun, dan Andi Rif.

Sementara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, sektor ekonomi kreatif merupakan salah satu penyumbang besar bagi produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Capaian sektor ekonomi kreatif Indonesia saat ini juga menjadi penyumbang PDB terhadap perekonomian yang terbesar ketiga di dunia.

"Kita harapkan sumbangsih Rp1.100 triliun dari sektor ekonomi kreatif ini paling tidak kita pertahankan dan justru ada kesempatan dan peluang untuk bangkit dan pulih kembali. Jadi kita ini penyumbang nomor tiga PDB terbesar di dunia setelah Amerika dan Korea," ujarnya.

Vaksinasi massal yang dilakukan kepada para budayawan dan seniman yang menjadi salah satu penggerak sektor tersebut diharapkan dapat membangkitkan semangat dan motivasi untuk bersama-sama berjuang dan bangkit di tengah pandemi ini.

"Kita harus sama-sama berjuang melawan pandemi dan dengan penekanan pada vaksinasi, 3M, dan 3T, kita bisa menekan angka penularan Covid-19. Jika pandemi ini terkendali, kita bisa pulih kembali, maka sektor ekonomi kreatif juga akan segera bangkit," tutur Sandiaga.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini