Angkasa Pura II Gandeng BNPT Cegah Terorisme

Angkasa Pura II Gandeng BNPT Cegah Terorisme Kredit Foto: Antara/Fauzan

PT Angkasa Pura II (Persero) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang pencegahan terorisme dan radikalisme. Penandatanganan dihadiri oleh President Director AP II, Muhammad Awaluddin, dan Ketua BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar, pada Kamis (15/4/2021).

President Director AP II, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa perseroan merupakan pengelola 20 bandara yang merupakan objek vital dan pintu masuk utama negara sehingga sangat penting bagi personel untuk dapat selalu mengasah kemampuan dalam memahami potensi ancaman terorisme dan radikalisme termasuk upaya pencegahannya.

Baca Juga: Angkasa Pura II Tambah Fitur Aplikasi INAirport

"Keamanan selalu menjadi fokus AP II, di mana kami menegakkan keamanan melalui pendekatan internal dan eksternal. Kerja sama ini merupakan langkah konkret kolaborasi antara AP II dan BNPT dalam mencegah dan menanggulangi terorisme dan radikalisme. Bandara harus terbebas dari potensi ancaman terorisme," tutur Awaluddin.

Dia juga menambahkan, melalui kerja sama dengan BNPT, pencegahan dan penanggulangan terorisme dan radikalisme di lingkungan AP II termasuk di 20 bandara yang dikelola perseroan akan makin kokoh.

Melalui kerja sama ini juga, BNPT akan mendampingi AP II dalam melakukan peningkatan aspek keamanan di bandara agar makin andal. Di samping itu, AP II dan BNPT juga akan menyusun pedoman bagi internal. Lebih lanjut, BNPT juga akan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi karyawan AP II untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah radikalisme dan aksi teror.

Sementara itu, Ketua BNPT, Boy Rafli Amar, mengatakan bahwa pendampingan segera dilakukan terhadap AP II dalam rangka pembinaan sumber daya manusia dan penyusunan pedoman yang diperlukan untuk memitigasi ancaman terorisme.

"Agar bisa segera intens berkoodinasi dan melakukan upaya assesment terhadap tata kelola keamanan yang berjalan di wilayah kerja AP II. Kami berterima kasih atas dukungan dan kerja sama AP II," pungkasnya.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini