Kementerian BUMN Bantah Ada Pegawai BUMN Terlibat Insiden Bom Gereja Makassar

Kementerian BUMN Bantah Ada Pegawai BUMN Terlibat Insiden Bom Gereja Makassar Kredit Foto: Instagram/Arya Sinulingga

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membantah informasi soal keterlibatan pegawai BUMN dalam insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar beberapa waktu lalu.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan bahwa setelah melakukan pemeriksaan, ternyata pihak yang terlibat merupakan pensiunan BUMN alias sudah tidak lagi mengabdi di perusahaan pelat merah.

Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir Selesaikan Restrukturisasi Pinjaman PTPN Senilai Rp 41 T

"Informasi yang kami dapat bahwa yang ditangkap itu bukan pegawai BUMN, tapi pensiunan karyawan BUMN," kata Arya, Selasa (20/4/2021). Kendati, Arya tidak menjelaskan lebih lanjut siapa dan dari perusahaan mana terduga itu berasal.

Sebelumnya, penangkapan terkait pegawai BUMN tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan. Polda Sulsel mencatat, pelaku teror yang sudah ditangkap ialah sebanyak 33 orang.

Mereka terdiri dari 31 laki-laki dan 2 perempuan. Saat ini, terduga ke-33 tengah diperiksa Densus 88.

"Tangkapan terakhir yang ke-33 itu kemarin ditangkap di Maros. Inisialnya N, yang bersangkutan pegawai BUMN kelahiran 1963," katanya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini