Jaga Ketersediaan Vaksin, Pemerintah Utamakan Vaksinasi Lansia

Jaga Ketersediaan Vaksin, Pemerintah Utamakan Vaksinasi Lansia Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Pemerintah betul-betul sedang putar otak untuk mencapai target vaksinasi sembari menjaga ketersediaan stok vaksin yang ada.

Sejumlah target yang harus diselesaikan menanti seperti vaksinasi lansia dan guru. Sebanyak 5,5 juta guru ditargetkan selesai vaksinasi akhir Juni. Sementara, 90% lansia ditargetkan dapat dosis pertama pada akhir Juni.

Baca Juga: Kemenkes: Vaksinasi Pekerja Seni Tak Hambat Vaksinasi Lansia dan Guru

Dengan begitu, pemerintah memutuskan untuk menjaga stok vaksin dengan memprioritaskan golongan pelayan publik dan lansia agar divaksinasi terlebih dahulu.

"Tentunya kita memprioritaskan kembali kepada lansia dan pemberi layanan publik termasuk pekerja ekonomi kreatif," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, dalam dialog "Gerak Aktif Pemerintah Vaksinasi Pekerja Kreatif" yang disiarkan secara daring, Selasa (20/4/2021).

Pemerintah juga harus berhadapan dengan berkurangnya ketersediaan vaksin akibat pengiriman AstraZeneca dari COVAX Facility yang berkurang sebanyak 10 juta dosis akibat melonjaknya kasus di India dan negara-negara Eropa yang sedang mengalami gelombang ketiga.

Siti melanjutkan, pemerintah tetap berencana menyelesaikan target vaksinasi sebanyak 40,3 juta dosis pada akhir Juni.

"Karena nanti sampai dengan akhir Juni itu, total 40,3 juta sasaran sejak awal pelaksanaan vaksin itu harus kita selesaikan di akhir Juni," pungkas Siti.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini