Ini Daftar Bandara Angkasa Pura II yang Sediakan Layanan GeNose C19

Ini Daftar Bandara Angkasa Pura II yang Sediakan Layanan GeNose C19 Kredit Foto: Antara/Anindira Kintara

PT Angkasa Pura II (Persero) akan menyediakan fasilitas pengetesan Covid-19 menggunakan GeNose C19 sejalan dengan ketentuan di dalam Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 26 tahun 2021 di seluruh bandara yang dikelolanya.

Presiden Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa fasilitas tes GeNose C19 dibuka secara bertahap di seluruh bandara Angkasa Pura II melihat kesiapan berbagai aspek seperti peralatan, SDM, dan prosedur.

Baca Juga: Tes GeNose Mulai Digunakan di Bandara Ngurah Rai Bali, Segini Tarifnya

Pada Senin, 19 April 2021, layanan GeNose C19 dibuka di tiga bandara: Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Supadio Pontianak, dan Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang. Dibukanya layanan GeNose C19 di bandara-bandara Angkasa Pura II juga dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Secara berkala, Presiden Director PT Angkasa Pura II melakukan peninjauan langsung dan berkala ke bandara-bandara yang telah menyediakan fasilitas GeNose C19. Adapun pada 19 April 2021, Muhammad Awaluddin meninjau langsung pelaksanaan layanan GeNose C19 di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

"Pelaksanaan fasilitas GeNose C19 di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, berjalan dengan baik sejak dibuka pada 12 April lalu. Pada 19 April, fasilitas GeNose C19 secara perdana juga dibuka di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang, Bandara Radin Inten II Lampung, dan Bandara Supadio Pontianak," kata Awaluddin, Selasa (20/4/2021).

"Kami yakin pelaksanaan tes dengan GeNose C19 di bandara-bandara AP II berjalan dengan baik karena persiapan matang yang sudah dilakukan," tambahnya.

Awaluddin menuturkan, GeNose C19 merupakan salah satu fasilitas tes Covid-19 di Airport Health Center yang ada di bandara-bandara AP II. Fasilitas tes lainnya yang ada di bandara AP II adalah rapid test antigen dan PCR test.

"Airport Health Center kami operasikan di seluruh bandara Angkasa Pura II untuk mendukung calon penumpang pesawat dapat mudah memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19," tutur Awaluddin.

Rata-rata penggunaan GeNose C19 di setiap bandara berkisar sekitar 15 hingga 20 persen dari total jumlah penumpang pesawat setiap harinya.

Hal itu sesuai dengan SE Kemenhub Nomor 26 tahun 2021, penumpang pesawat dalam negeri pada masa pandemi Covid-19 wajib memenuhi persyaratan kesehatan, yakni menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR atau hasil rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C19 di bandara dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan menuju Bali.

Sementara itu, untuk tujuan selain Bali, wajib memenuhi menunjukkan surat ketarangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3 x 24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C19 di bandara dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini