Cara Pemerintah Tahan COVID-19 dari India

Cara Pemerintah Tahan COVID-19 dari India Kredit Foto: Antara/REUTERS/Adnan Abidi

Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya agar kasus COVID-19 di Tanah Air bisa terus dikendalikan, sehingga tidak terjadi seperti di India yang kasusnya kini menyita perhatian dunia.

"Yang pasti kita terus-menerus mengedukasi masyarakat. Adanya larangan mudik itu kan salah satu upaya kita menjaga supaya mengurangi mobilitas,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi dalam rilis diterima, di Jakarta, Selasa.

Langkah antisipasi lainnya adalah pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, khususnya di daerah-daerah tujuan mudikMengenai stok vaksin, Nadia menjelaskan sebenarnya pada April ini Indonesia mendapatkan dua sumber vaksin, yakni AstraZeneca dan Sinovac. AstraZeneca menunda pengiriman vaksin, India meminta menunda pengiriman karena ada peningkatan kasus.

"Jadi yang seharusnya vaksin dikirim April, itu baru bisa dikirimkan Mei. Jumlahnya tidak mencapai 11 juta juga, jadi akan dikirimkan kurang lebih sekitar 5 juta,” katanya lagi.

Dengan keterbatasan stok vaksin, Pemerintah melakukan berbagai upaya. Pemerintah memastikan pada vaksinasi Mei mendatang, vaksinnya betul-betul datang.

"Kemudian, meminta Biofarma untuk meningkatkan kapasitas produksinya,” ujar Nadia.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini