Anies Baswedan Sanjung Presiden Jokowi di Proyek MRT, Biar Survey Capres Tinggi Ya Pak?

Anies Baswedan Sanjung Presiden Jokowi di Proyek MRT, Biar Survey Capres Tinggi Ya Pak? Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali menunjukkan sikap santunnya kepada Presiden Jokowi. Dalam peresmian proyek MRT fase 2A, Anies tak sungkan menyanjung Jokowi. Sikap hormat Anies ini mendapat apresiasi warga dunia maya.

Sanjungan itu dilontarkan Anies dalam acara Penandatanganan Contract Package 203 antara PT MRT Jakarta dengan Sumitomo Mitsui Contruction Company-Hutama Karya Joint Operation (SMCC-HK JO) di Taman Fatahillah, Taman Sari, Jakarta, kemarin.

Baca Juga: Anies Ungkap Kemenangan di Depan Mata, tapi Belum Sekarang...

Pemprov DKI Jakarta memang berkolaborasi dengan pihak swasta untuk melanjutkan pembangunan jalur MRT Fase 2A(CP203) sepanjang 6,3 kilometer rute Bundaran HI-Kota.

Acara itu juga dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji; Perwakilan SMCC-HK JO, Satoshi Tanimoto; Representatif JICA, Shigenori Ogawa; Direktur Kontruksi PT. MRT Jakarta, Silvia Halim; Kadishub DKI, Syafrin Liputo; serta Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto.

“Hari ini kita menyiapkan jalur konektivitas yang akan mewarnai Jakarta di masa yang akan datang. Dibangunnya jalur MRT sampai tempat ini, dilakukan dalam rangka untuk menghidupkan kembali kawasan Kota Tua,” kata Anies dalam sambutannya.

Anies menjelaskan, pembangunan ini merupakan bagian dari proyek MRT Jakarta fase II yang terbagi menjadi fase 2A dan fase 2B. Dia meyakini melalui pembangunan transportasi terintegrasi ini, pihaknya bisa menekan ongkos transportasi warga Ibu Kota hingga 10 persen. “Dan manfaat dari integrasi transportasi umum tidak hanya bagi unsur pemerintahan semata, tetapi akan berdampak pada perekonomian warga di kota ini,” ujarnya

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu lalu mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Jokowi khususnya dalam pembangunaan infrastruktur transportasi umum di Ibu Kota. Apalagi, groundbreaking MRT mulai dilakukan semasa Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta.

“Pertama, izinkan saya sampaikan apresiasi kepada bapak Presiden Joko Widodo yang sudah dan terus memberikan dukungan kepada semua program-program pembangunan infrastruktur transportasi umum di Jakarta. Mulai ketika beliau menjadi Gubernur Jakarta, ground breaking MRT sampai dengan pembangunan sistem Jak Lingko sekarang,” katanya.

Menurut Anies, dukungan dari pemerintah pusat melalui arahan dari presiden telah membantu begitu banyak program di Jakarta, sehingga dituntaskan dengan baik. “Karena itu izinkan kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi,” ungkapnya lagi.

Menanggapi sanjungan itu, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman tak banyak bicara. Dia hanya mengucapkan terimakasih. “Terimakasih Pak Anies,” katanya, singkat.

Untuk diketahui, belum lama ini, Anies juga menyampaikan apresiasinya kepada Jokowi terkait dukungan pada sejumlah proyek di Ibu Kota. Pernyataan itu disampaikan Anies saat acara penandatanganan MoU & Sosialisasi Kolaborasi dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), Kamis (1/4).

Awalnya, Anies bercerita soal kesulitan yang akan dihadapi Pemprov dalam melakukan integrasi transportasi apabila tidak memiliki kewenangan dalam mengelola stasiun. Saat minta izin ke Jokowi itu, Anies mengatakan bahwa Jokowi sebelumnya juga mengaku sempat pusing mengatur stasiun di Jakarta.

“Untungnya, presiden mantan Gubernur DKI. Jadi ketika beliau dengar langsung ‘Iya saya juga dulu pusing ngurusin pintu stasiun’ karena pintu stasiun yang ngurusin stasiun, kemacetannya yang ngurusin DKI, dan alhamdulillah kemudian pengelolaan stasiun di Jakarta diserahkan kepada DKI sekarang,” ucap Anies.

Sikap hormat Anies kepada Jokowi ini mendapat pujian dari warga dunia maya. Akun Amir Grage Johan @amirgrage salut dengan pernyataan Anies. “Punya etika. Gubernur nusantara,” tulisnya. “Kalau seperti ini kan enak didengar... Daripada selalu mengkambinghitamkan usaha orang,” kata @KholisDoang.

Namun, ada juga yang malah nyinyir. “Halah..supaya survey capres tinggi aja,” tulis Frontalis Realistis. “Kreatif dia,” timpal @Agung05459132. “Moga menjadi kenyataan biar negeri ini damai dan maju,” timpal akun @ervan_yani sambil menghastag AniesForPresident2024. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini