Pertumbuhan Pelanggan Lelet, Saham Netflix Jadi Ikut Seret

Pertumbuhan Pelanggan Lelet, Saham Netflix Jadi Ikut Seret Kredit Foto: Unsplash/CardMapr

Pertumbuhan pelanggan Netflix melambat pada kuartal I 2021; membuat saham perusahaan itu turun 11% pada Selasa (20/4/2021) waktu Amerika Serikat (AS) alias Rabu (21/4/2021) WIB.

Sekitar 3,98 juta orang mendaftar ke Netflix dari Januari-Maret 2021; angka itu di bawah proyeksi rata-rata 6,25 juta dari analis dalam survei Refinitiv.

"Produksi yang lebih lambat dari acara TV dan film selama pandemi merugikan pertumbuhan pelanggan pada kuartal I," ujar pihak Netflix, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Layanan OTT Milik MNC Grup Gandeng Layanan Streaming Video Punya Telkomsel Buat . . .

Baca Juga: Gak Ada Live Streaming Sidang Habib Rizieq Besok, Ternyata Gegara Ini ....

Saham Netflix turun 11% menjadi 489,28 dolar AS (sekitar Rp7,1 juta), menghapus 25 miliar dolar AS (sekitar Rp363,6 triliun) dari kapitalisasi pasar perusahaan.

Setahun lalu, Netflix mencatatkan penambahan 15,8 juta pelanggan karena pandemi; tapi kali ini, pandemi menghambat pembuatan film dan serial baru. "Dinamika itu juga berkontribusi terhadap daftar konten yang lebih ringan pada paruh pertama 2021 sehingga kami yakin pertumbuhan pelanggan lebih lambat," ujar perusahaan.

Netflix memperkirakan akan menambah 1 juta pelanggan streaming baru pada kuartal II. Sementara, analis memproyeksikan penambahan pelanggan baru hampir 4,8 juta.

Perusahaan memperkirakan pertumbuhan pelanggan akan meningkat pada paruh kedua 2021 karena adanya sejumlah peluncuran film dan serial baru; seperti "You", "Money Heist", "The Witcher", dan film aksi "Red Notice".

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini