Naik 13,13%, BRI Insurance Cetak Laba Bersih Rp204 M di 2020

Naik 13,13%, BRI Insurance Cetak Laba Bersih Rp204 M di 2020 Kredit Foto: BRI Insurance

PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance (BRINS) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Jakarta pada Rabu, 21 April 2021, pukul 10.00. Ada lima mata acara dalam penyelenggaraan RUPS tersebut. Salah satunya penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2020.

Sepanjang tahun 2020, BRI Insurance mencetak laba bersih sebesar Rp204 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 13,13% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada kesempatan tersebut, Jajaran Direksi menjelaskan perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang masih menunjukan adanya pertumbuhan.

Baca Juga: HUT ke-32, BRI Insurance Persembahkan Tahun Insurtech

Hal tersebut dapat terlihat dari peningkatan total aset per 31 Desember 2020. Perseroan mencatat pertumbuhan total aset sebesar 14,05% year on year (yoy) dari Rp2.6 triliun pada 2019 menjadi Rp3 triliun pada 2020 (audited).

"Pencapaian Kinerja dari BRI Insurance yang sangat baik tidak terlepas dari Komitmen dan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) yang telah berjalan sesuai dengan kaidah dan praktik check and balance antar bagian pengawas dan eksekutif perusahaan serta komite," seperti dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Selain itu, Direksi juga menjelaskan mengenai prospek dan fokus perusahaan untuk tahun 2021, yaitu melakukan rencana transformasi bisnis dengan melakukan penetrasi lebih jauh melalui insurtech yang terus dikembangkan untuk memperluas basis bisnis perusahaan.

Pada tahun 2021, BRI Insurance ke depannya akan terus memaksimalkan transformasi yang dilakukan dalam semua aspek. Mulai business process, excellent service, customized product, business model, organizational structure, dan corporate culture. Melalui transformasi ini, BRINS akan menyediakan pelayanan dan perlindungan yang lebih efisien dan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, terlebih Retail dan Mikro menjadi fokus utama tahun ini.

Selain itu, para pemegang saham menyetujui perombakan Komisaris dan Direksi perusahaan sebagai berikut:

Komisaris Utama: Darnawi;

Komisaris Independen: Iman Sundoro;

Komisaris Independen: Soegeng Hernowo;

Dewan Pengawas Syariah: Nilmayetti Yusri;

Dewan Pengawas Syariah: Abdul Ghoni;

Direktur Utama: Fankar Umran;

Direktur Operasional: Sony Harsono;

Direktur Bisnis: Rahmat Budi Legowo;

Direktur Teknik: Ade Zulfikar;

Direktur Kepatuhan: Heri Supriyadi.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini