Penerimaan Pajak Kuartal Pertama Merosot 5,6%

Penerimaan Pajak Kuartal Pertama Merosot 5,6% Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Pemerintah menyampaikan realisasi penerimaan pajak hingga akhir Maret 2021 mencapai Rp228,1 triliun atau 18,6% dari target Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN) 2021 yang sebesar Rp1.229,58 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan capaian itu turun 5,6% dibanding pada periode sama tahun lalu. "Penurunan ini karena adanya transaksi yang tidak berulang dibanding tahun lalu dan adanya insentif-insentif pajak yang telah diberikan kepada sektor usaha," kata Menkeu pada konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Tiga Bulan, APBN Sudah Tekor Rp144 Triliun

Sri Mulyani mengatakan, beberapa jenis pajak utama masih mampu tumbuh positif, meskipun beberapa lainnya terutama jenis pajak yang dipengaruhi oleh insentif masih tertekan. Misalnya, PPh Pasal 21 masih tertekan di level -5,58% (yoy).

"Hal ini diakibatkan pemanfaatan insentif perpajakan dan belum pulihnya serapan tenaga kerja," ucapnya. Berikutnya, PPh Pasal 22 Impor yang masih berada pada tekanan. Kondisi ini seiring diperpanjangnya pemberian insentif pembebasan PPh Pasal 22 Impor.

"Kita harapkan dengan aktivitas impor yang mulai naik, terjadi kenaikan pada PPh Pasal 22 ini," ucapnya.

Sementara itu, jenis pajak yang tumbuh positif pada kuartal pertama 2021 antara lain PPh OP, PPN Impor, sektor pertambangan, serta sektor informasi dan komunikasi.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini