Bos Twitter dan Elon Musk Setuju Bitcoin Dorong Energi Terbarukan, Masa Sih?

Bos Twitter dan Elon Musk Setuju Bitcoin Dorong Energi Terbarukan, Masa Sih? Kredit Foto: Quartz

Rilis yang berjudul "Bitcoin sebagai kunci menuju masa depan energi bersih yang berlimpah" berpendapat bahwa penambang bitcoin adalah pembeli energi yang unik, karena mereka menawarkan fleksibilitas, membayar dalam mata uang kripto, dan dapat berbasis di mana saja dengan koneksi internet.

"Dengan menggabungkan penambang dengan proyek energi terbarukan dan penyimpanan, kami yakin hal itu dapat meningkatkan keuntungan bagi investor dan pengembang proyek, memindahkan lebih banyak proyek tenaga surya dan angin ke wilayah yang menguntungkan," katanya.

Sayangnya, banyak juga pihak yang mengkritik. Hal ini karena bitcoin dijalankan dengan batu bara yang menjadi salah satu penyebab perubahan iklim.

Penulis dan kritikus bitcoin David Gerard memberi contoh bagaimana kecelakaan di tambang batu bara di Xinjiang membuatnya harus ditutup sementara karena menyebabkan pemadaman listrik di seluruh area dan melumpuhkan kemampuan untuk menambang bitcoin baru.

"Ini sangat memperlambat blockchain ... dan bertepatan dengan penurunan harga bitcoin baru-baru ini," katanya.

"Penambangan Bitcoin sangat buruk dan mengerikan sehingga pekerjaan nomor satu dari promotor bitcoin adalah membuat alasan untuk itu, alasan apa pun." sambungnya.

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa jumlah penambangan bitcoin yang terjadi di China dapat mengancam target pengurangan emisi negara tersebut.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Tampilkan Semua
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini