Grup Telkom Masih Bisa Suntik Triliunan Rupiah ke Gojek, Mantap Jek

Grup Telkom Masih Bisa Suntik Triliunan Rupiah ke Gojek, Mantap Jek Kredit Foto: Khairunnisak Lubis

Di tengah isu merger dengan Tokopedia, muncul kabar kalau Gojek akan kembali mendapat guyuran investasi dari salah satu BUMM. Benarkah kabar tersebut?

Melansir Reuters, Jumat (23/4/2021), Telkomsel berniat kembali menyuntikkan modal 300 juta dolar AS (sekitar Rp4,4 triliun) ke Gojek, kata presiden direkturnya.

"Telkomsel memiliki opsi berinvestasi hingga 450 juta dolar AS (sekitar Rp6,5 triliun) di Gojek dalam waktu setahun sejak investasi pertama," ujar Presiden Direktur Telkomsel, Setyanto Hantoro.

Baca Juga: Harga Bitcoin Turun Lagi, Pelaku Industri Sampai Pesimis?

Baca Juga: Jangan Cemas, Harga Bitcoin Akan Naik Lagi, Asalkan Hal Ini Terjadi!

Sebelumnya, Telkomsel telah mengucurkan investasi senilai 150 juta dolar AS (sekitar Rp2,2 triliun) ke Gojek pada November 2020. Kabarnya, Telkomsel sedang mempertimbangkan kelanjutan dari investasi tersebut.

Setyanto mengatakan, "Kami sedang mempertimbangkan apakah akan menyalurkan opsi 300 juta dolar AS dalam waktu dekat ini, setelah melihat hasil positif dari kolaborasi yang kedua perusahaan lakukan sejak awal 2021."

Gojek menolak berkomentar.

Pada awal April, kabarnya Gojek hampir menyepakati rencana merger denagn Tokopedia; melahirkan entitas baru bernama GoTo. Kesepakatan bernilai 18 miliar dolar AS (sekitar Rp261,8 triliun) itu akan menciptakan perusahaan teknologi dengan layanan belanja daring, layanan kurir, berbagi tumbangan, pengiriman makanan, dan layanan lainnya di Indonesia.

Narasumber yang meminta syarat anonimitas mengatakan, "Investasi tambahan Telkomsel akan menjadikannya salah satu dari 8 investor teratas GoTo, bersama dengan Google, Alibaba, dan SoftBank."

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini