Waskita Beton Precast Optimis Bisa Capai Target di Tahun 2021, Begini Strateginya!

Waskita Beton Precast Optimis Bisa Capai Target di Tahun 2021, Begini Strateginya! Kredit Foto: Ist

Menghadapi tahun 2021, PT Waskita Beton Precast Tbk (Waskita Beton Precast) telah melakukan perubahan di jajaran pengurusnya dan sudah menyiapkan beberapa strategiyang difokuskan untuk melakukan perbaikan.

Direktur Utama Waskita Beton Precast Moch. Cholis Prihanto menyatakan bahwa manajemen baru perusahaan berkomitmen untuk melakukan perbaikan melalui beberapa program kerja yang telah dirancang.

“Manajemen baru akan melakukan perbaikan dengan memastikan sustainability perusahaan dengan penekanan pada restrukturisasi dan integrasi organisasi dengan mengedepankan pengendalian, dan delegasi kewenangan (desentralisasi),”ujarnya, dalan keterangan resmi di Jakarta, Jumat (23/4/2021). 

Baca Juga: Lakukan Perbaikan, Waskita Beton Precast Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi

Lebih lanjut bahwa perusahaan akan melakukan efisiensi di berbagai lini perusahaan, seperti integrasi pada 5 Plant yang berlokasi di Jawa Barat (Plant Karawang, Plant Subang, Plant Sadang, Plant Cibitung dan Plant Kalijati).

“Melalui integrasi tersebut, diharapkan beban operasional Perusahaan dapat ditekan untuk beberapa waktu mendatang dan produktivitas kinerja produksi beton pracetak dapat lebih meningkat,” ucapnya.

Meneurut Cholis, pembenahan juga dilakukan pada sistem. Pada awal tahun 2021, perusahaan telah mengimplementasikan SAP S/4 yang menjadi momen perubahan bagi sistem dan sumber daya manusia yaitu mengubah budaya kerja menjadi lebih terencana, terstruktur, cepat, dan efektif. Selain itu mempermudah pengambilan keputusan, bekerja sistematis, menghasilkan data yang real time.

Sementara itu, fokus utama yang menjadi strategi perusahaan untuk melakukan perbaikan yakni penyempurnaan struktur organisasi melalui desentralisasi dan penerapan sistem SAP untuk menghasilkan data akurat serta realtime untuk menunjang pengambilan keputusan strategis Manajemen. SAP tersebut telah digunakan perusahaan sejak awal 2021.

Kemudian, perseroan juga akan melakukan optimalisasi aset yang tidak produktif untuk dapat dikerjasamakan dengan pihak eksternal. Lalu , memastikan Pemenuhan kecukupan modal kerja dan arus kas melalui restrukturisasi fasilitasperbankan, akselerasi penagihan piutang, serta pengendalian biaya yang lebih ketat.

“Perseroan juga akan melakukan Efisiensi produksi dan manajemen supply chain melalui integrasi plant di wilayah Jawa Barat yang telah dilakukan Perusahaan sejak akhir 2020. Melalui integrasi tersebut beban operasional perusahaan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya,” tambahnya.

Baca Juga: Wow! Waskita Beton Targetkan Pendapatan Usaha Rp5,33 Triliun Di 2021

Cholis menuturkan bahwa perseroan juga akan melakukan sinergi pasar melalui JO/JV dengan mitra bisnis/investor potensial di mana sebelumnya Perusahaan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perusahaan Jepang untuk ke depannya melakukan kerjasama melalui JO/JV

“Kami juga melakukan pembenahan pada SDM melalui rasionalisasi pegawai sesuai dengan jumlah utilitas produksi, hal ini tentunya sejalan dengan strategi efisiensi yang dilakukan Perusahaan,” terangnya.

Selain strategi perbaikan, Cholis menyebut bila Perusahaan juga memiliki strategi bisnis untuk tahun 2021 di antaranya dengan menggarap pasar eksternal dengan menjual segala keuanggulan sumber daya yang dimiliki oleh Perusahaan, menjual produk baru yang telah dikembangkan Perusahaan serta berkolaborasi.

“Melalui strategi itu, Perusahaan optimis untuk dapat mencapai target yang telah ditetapkan yaitu Nilai kontrak baru sebesar Rp 7,88 Triliun dan Pendapatan usaha Rp 5,33 Triliun,” tutup Cholis.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini