Tikam Majikan 94 Kali, PRT Indonesia Divonis Penjara Seumur Hidup

Tikam Majikan 94 Kali, PRT Indonesia Divonis Penjara Seumur Hidup Kredit Foto: Ilustrasi Foto/Shutter Stock

Seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara seumur hidup karena pembunuhan. Ia terbukti bersalah telah menikam majikannya lebih dari 90 kali di rumahnya di Telok Kurau, Singapura hampir lima tahun lalu.

Pengadilan Tinggi Singapura menghukum Daryati untuk kedua kalinya karena membunuh majikannya Seow Kim Choo setelah menolak pembelaannya bahwa ia menderita gangguan mental yang mengurangi tanggung jawabnya atas pembunuhan tersebut.

Baca Juga: Pengadilan Singapura Bebaskan Pekerja Migran Indonesia Daryati dari Hukuman Mati

Seow (59) tewas pada 7 Juni 2016. Dia mendapatkan 94 luka tusukan pisau, sebagian besar di kepala dan lehernya.

Daryati (28) awalnya menghadapi dakwaan berdasarkan Pasal 300 (a) KUHP Singapura, karena membunuh dengan maksud menyebabkan kematian, yang terancam hukuman mati.

Di tengah persidangan, yang disidangkan selama 17 hari antara 23 April 2019 dan 4 Maret tahun lalu, jaksa penuntut mengurangi dakwaan menjadi pembunuhan berdasarkan Pasal 300 (c).

Ancaman hukuman dari pengurangan dakwaan tersebut adalah penjara seumur hidup atau hukuman mati, tetapi jaksa penuntut mengatakan mereka tidak akan mengupayakan hukuman mati.

Setelah dia dihukum atas tuduhan yang lebih ringan, Daryati berubah pikiran dan ingin mengajukan pembelaan atas berkurangnya tanggung jawab untuk mengurangi tuduhan bersalah.

Hukumanitu kemudian dikesampingkan dan persidangan dilanjutkan.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini