Pak Jokowi, Ini Kesempatan Terakhir Bagi Bapak untuk Rombak Kabinet Sebelum..

Pak Jokowi, Ini Kesempatan Terakhir Bagi Bapak untuk Rombak Kabinet Sebelum.. Kredit Foto: Instagram Jokowi

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menilai reshuffle kali ini menjadi kesempatan yang terakhir bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya terlalu berisiko apabila Presiden Jokowi kembali melakukan reshuffle apalagi menjelang 2024. Baca Juga: Puji Budi dan Sandi, Fadli Zon Minta Jokowi Evaluasi Sri Mulyani

"Tentunya terlalu beiesiko terutama buat menteri baru karena pasti mereka perlu adaptasi dengan pattern atau polanya dan itu bukan waktu yang sebentar buat mereka untuk adaptasi. Jadi ini kesempatan terakhir menurut saya," kata Burhanuddin dalam diskusi daring, pekan lalu.

Menurut Burhanuddin, jika Presiden Jokowi ingin melakukan reshuffle, sebaiknya presiden jangan hanya sekedar tambal sulam untuk menutupi perubahan nomenklatur.

Ia menyarankan agar sebaiknya presiden mereshuffle sejumlah menteri yang dianggap memiliki masalah terkait integritas, kapasitas, dan kompetensi. Baca Juga: Tega Bener! Rocky Gerung Sebut Sri Mulyani Sumber Masalah di Kabinet Jokowi: Mesti Diganti

"Itu sekalian saja dilakukan reshuffle sekarang ini mumpung masih ada waktu tiga tahun sebelum 2024," ucapnya.

Oleh karena itu Burhanuddin menilai presiden perlu melakukan berbagai terobosan. Salah satunya adalah dengan segera berkomunikasi dengan partai politik.

"Bagaimanapun partai politik punya kontribusi besar untuk memastikan presiden bisa menjalankan agendanya di pemerintahan dan saat yang sama bisa soft landing di 2024," tuturnya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini