Berbondong-bondong Larikan Dana ke Amerika Serikat, IHSG Terpuruk Karena Ditinggal Investor

Berbondong-bondong Larikan Dana ke Amerika Serikat, IHSG Terpuruk Karena Ditinggal Investor Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0.86% atau 52.04 poin kelevel 5,964.82 dengan saham-saham disektor keuangan amblas 1.85%, Infrastruktur 1.29% dan Industri Dasar 1.29% memimpin pelemahan hingga akhir sesi perdagangan. 

Investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp226.57 miliar. Saham-saham perbankan menjadi yang terbanyak dijual investor asing seperti BBRI Hinggi anjlok 2.59%, BMRI 2.85% dan BBTN 3.37%.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan bahwa kerapuhan optimisme investor terhadap keberhasilan vaksinasi global dengan angka kasus covid-19 yang menurun menjadi faktor utama. 

“Investor beralih ke AS yang merupakan dampak dari PDB AS kuartal pertama tahun 2021 yang diekspektasi meningkat lebih cepat pada fase pemulihannya,” kata Lanjar, di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Baca Juga: Mengintip 3 Saham Terbaik Warren Buffett yang Disebut Lebih Berharga dari Dogecoin

Dimana, mayoritas indeks saham Asia kembali bervariasi. Indeks Nikkei (+0.36%) dan TOPIX (+0.17%) naik di Jepang sedangkan Indeks HangSeng (-0.43%) dan CSI300 (-1.13%) turun. Yuan darat menguat 0,1% menjadi 6,489 per dolar. Yen Jepang menguat 0,1% menjadi 107,73 per dolar.

“Obligasi. Kekhawatiran lockdown kembali dibeberapa daerah akibat kasus covid-19 yang melonjak menjadi salah satu faktor,” teenage Lanjar.

Adapun, Bursa Eropa membuka perdagangan dengan pergerakan yang tipis. Indeks Eurostoxx (-0.01%), FTSE (-0.14%), DAX (+0.07%) dan CAC40 (+0.01%) terkonsolidasi pada zona equilibrium. Laporan pendapatan yang positif perusahaan pertambangan dan real estate mengimbangi laporan kerugian pada perusahaan automotif dan perbankan melandasi pergerakan yang cenderung moderate di Eropa. Selanjutnya investor masih akan menanti keputusan bank sentral Jepang dan hasil pertemuan FOMC hingga laporan PDB AS yang diperkirakan rilis dengan pertumbuhan yang lebih cepat dari perkiraan.

Baca Juga: Dihantam Badai Profit Taking, IHSG Terpangkas 0,86% dan Parkir di Zona Merah

Untuk itu, Lanjar mengucapkan bahwa secara teknikal IHSG gagal mengkonfirmasi rebound setelah terlihat pulled back MA5 dan MA20 serta break out support level. Indikator Stochastic memasuki area jenuh jual dengan pergerakan MACD yang masih negatif meskipun memiliki kondisi undervalue. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi kembali bergerak tertekan dengan support resistance 5926-5991

“Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya ADHI, ADRO, ANTM, HRUM, INCO, PTPP, SCMA, SRIL, UNVR, WIKA, WSKT, WTON,” tutupnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini