Please Banget Pak Jokowi! Reshuffle Jangan Jadi Ajang Politik Balas Budi!

Please Banget Pak Jokowi! Reshuffle Jangan Jadi Ajang Politik Balas Budi! Kredit Foto: Instagram Jokowi

Arman menganggap, pemerintah harus segera berbenah agar pesonanya kembali merona. Ia menilai, kementerian investasi dipandang sebuah langkah yang tepat dalam rangka percepatan pertumbuhan investasi yang diharapkan bisa menyerap banyak tenaga kerja dengan membuka lapangan kerja yang luas.

"Tinggal bagaimana upaya pemerintah bisa mendorong kementerian yang membidangi urusan kebutuhan pokok bisa menekan dan melakukan distribusi yang lebih luas dan kontinue. Kemudian pembenahan terhadap rangkaian penyediaan bahan bakar supaya bisa menekan efisiensi yang diharapkan dapat menekan harga," ujarnya.

Baca Juga: Ngabalin Bocorkan Reshuffle, Jubir Jokowi: Saya Tidak Tahu yang Sebelah Itu...

Lebih lanjut Arman memandang, jika langkah pemerintah lambat dan tidak tepat dalam melakukan pembenahan, maka akan sulit bagi pemerintah mendapatkan kepercayaan publik atas kinerjanya, karena pandemi Covid-19 terus menekan masyarakat dan pengusaha semakin sulit dan terpojok.

"Yang tidak kalah penting reshuffle jangan dijadikan sebagai alat balas budi tim sukses atau partai pendukung, tapi memang benar benar sebagai bentuk pertanggungjawaban presiden atas ketidak mampuan pembantunya dalam memaksimalkan kerja sebagai pelayan masyarakat," pungkas dia.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini